Sejak tsunami 19 tahun lalu, Gampong Cot Kumbang belum merasakan Sentuhan kemajuan

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Aceh Barat – Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, sebuah gampong yang masih menyisakan sejarah tragis dari gelombang tsunami 2004 silam. Meskipun telah direlokasi ke tempat yang lebih aman, kondisi gampong ini menghadapi tantangan yang signifikan.

 

Sejak tsunami 19 tahun lalu, Gampong Cot Kumbang belum merasakan sentuhan kemajuan yang nyata, masyarakat setempat merindukan jalan aspal.

 

Permasalahan infrastruktur tampak nyata di jalan yang berbatuan kerikil bahkan sering berlumpur saat Banjir kerap melanda dan akses jalan yang terbatas menyulitkan aktivitas sehari-hari mereka.

Baca Juga :  Jelang May Day 2026, Polres Bintan Gelar Simulasi Dalmas dan Perkuat Kesiapan Personel

 

“Kami membutuhkan perhatian lebih. Anak-anak putus sekolah karena sulitnya akses, dan kami terus berjuang untuk mendapatkan jalan yang layak. Ucap Amiruddin 

 

“Penduduk Gampong Cot Kumbang sering menggunakan dana desa untuk memperbaiki jalan yang rusak. Namun, mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang” Lanjut Amir

Baca Juga :  Apresiasi Kepemimpinan Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo: Tegas dan Disiplin, Oknum Pegawai Bandel Tetap Disorot

 

“Kami ingin merasakan kenyamanan hidup seperti gampong-gampong lain. Segera dibangunlah jalan hotmix untuk perubahan yang kami tunggu.”

 

Dalam menyongsong tahun 2024, Gampong Cot Kumbang mempunyai harapan besar. Harapan akan sebuah jalan hotmix yang tidak hanya akan memudahkan akses, tetapi juga membuka pintu kemajuan bagi masyarakat di sini.

Berita Terkait

Diduga Ada Penyimpangan Proyek RPH-Unggas Distani Kapuas.
Tender Rp.18,2 Miliar Polder Jatirasa Disorot Keras : Peserta 38, Lolos 1
Soal Maraknya Lawan Arus di Makassar, Kasat Lantas: “Edukasi Jalan Terus, Kunci di Kesadaran Masyarakat”
Bungkam Saat Dikonfirmasi Pelanggar, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Dikritik: “Tutup Ruang Komunikasi ke Pers”
Tim Gabungan Siap Monitoring Tambang di Maros Mulai 27 April 2026
Lawan Arus Masih Marak di Makassar, Pengendara Motor Ugal-ugalan Bahayakan Pengguna Jalan
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Aris Desak Perbaikan Layanan BPJS Di RSUD Ajdidarmo
DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:12 WIB

Diduga Ada Penyimpangan Proyek RPH-Unggas Distani Kapuas.

Selasa, 28 April 2026 - 00:19 WIB

Tender Rp.18,2 Miliar Polder Jatirasa Disorot Keras : Peserta 38, Lolos 1

Minggu, 26 April 2026 - 08:15 WIB

Soal Maraknya Lawan Arus di Makassar, Kasat Lantas: “Edukasi Jalan Terus, Kunci di Kesadaran Masyarakat”

Sabtu, 25 April 2026 - 20:08 WIB

Bungkam Saat Dikonfirmasi Pelanggar, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Dikritik: “Tutup Ruang Komunikasi ke Pers”

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Tim Gabungan Siap Monitoring Tambang di Maros Mulai 27 April 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Warga Bangkalan Mengapresiasi Layanan Operasi Mata Katarak Rsu Lukas

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:29 WIB