Soal Maraknya Lawan Arus di Makassar, Kasat Lantas: “Edukasi Jalan Terus, Kunci di Kesadaran Masyarakat”

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Menanggapi sorotan soal maraknya pengendara motor lawan arus dan tak pakai helm di Kota Makassar, Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Siska Dwimarita Susanti, S.E.,M.Si. menegaskan pihaknya sudah rutin turun melakukan edukasi.

“Personel sudah setiap hari melakukan edukasi kepada masyarakat, sosialisasi ke mana-mana, sudah berusaha. Perihal masyarakat tidak tertib itu kembali lagi kepada kesadaran masyarakat,” ucap AKBP Siska, Sabtu 19 April 2026.

Ia berharap peran media ikut menguatkan pesan keselamatan. “Harapannya teman-teman media memberikan informasi edukatif kepada masyarakat sehingga kesadaran masyarakat terus meningkat dalam tertib berlalu lintas.,” tambahnya.

Baca Juga :  POLDA KEPRI TERIMA AUDIENSI DPD GAMKI KEPRI, PERKUAT SINERGI JAGA KAMTIBMAS DAN DUKUNG IKLIM INVESTASI

Konteks: Kritik Sebelumnya

Sebelumnya, sikap Kasat Lantas sempat dikritik karena dinilai bungkam saat dikonfirmasi wartawan soal titik rawan lawan arus seperti di pinggir Jalan Tol Ir. Sutami. Warga mengeluh pelanggaran terjadi tiap hari, terutama pagi dan sore, namun penindakan dinilai minim.

Dengan adanya pernyataan ini, AKBP Siska menegaskan upaya preemtif dan preventif sudah dijalankan jajarannya. Meski begitu, ia mengakui tanpa kesadaran kolektif pengguna jalan, pelanggaran akan terus berulang.

Tanggapan PERJOSI: Edukasi Penting,

Penindakan Jangan Kendor

Menanggapi pernyataan Kasat Lantas, Ketua PERJOSI Maros mengapresiasi upaya edukasi yang sudah berjalan. Namun ia mengingatkan edukasi harus dibarengi penindakan tegas.

Baca Juga :  “Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

“Edukasi penting. Tapi kalau yang lawan arus tiap hari itu-itu saja orangnya, berarti butuh law enforcement. ETLE, tilang manual, atau hunting system di jam rawan 06.00–08.00 dan 16.00–18.00 WITA wajib digencarkan. Kalau tidak, edukasi dianggap angin lalu,” kata perjosi Maros.

PERJOSI juga siap berkolaborasi menyebarkan konten edukatif lalu lintas di jaringan media siber. “Prinsipnya sama: nyawa pengguna jalan harus dilindungi. Polisi edukasi, media amplifikasi, masyarakat sadar,” tutupnya.

Berita Terkait

Kegiatan Rutin Jumat Bersih di Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT)
Irwan R Adnan Berikan Mandat kepada Sahar Pimpin Laskar Merah Putih Soppeng
Terus Berinovasi, Rutan Kelas IIB Barru Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan
DPUPR Depok Gelar Karya Bakti Normalisasi Saluran 11 Titik Tahun 2027
Puskesmas Rangkasbitung dan Kelurahan Muara Ciujung Timur Kunjungi Warga Terdampak DBD
Lurah Muara Ciujung Timur Silaturahmi Bertemu Kepala Sekolah SD Negeri 2 Muara Ciujung Timur
LSM-TKP Gugat KI Kepri ke PTUN, Sengketa Informasi Publik 7 Instansi Pemko Batam Memanas
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 Tingkat Kabupaten Lebak Resmi Dibuka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:54 WIB

Kegiatan Rutin Jumat Bersih di Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT)

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:55 WIB

Irwan R Adnan Berikan Mandat kepada Sahar Pimpin Laskar Merah Putih Soppeng

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:31 WIB

Terus Berinovasi, Rutan Kelas IIB Barru Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:26 WIB

DPUPR Depok Gelar Karya Bakti Normalisasi Saluran 11 Titik Tahun 2027

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:24 WIB

Puskesmas Rangkasbitung dan Kelurahan Muara Ciujung Timur Kunjungi Warga Terdampak DBD

Berita Terbaru