Bungkam Saat Dikonfirmasi Pelanggar, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Dikritik: “Tutup Ruang Komunikasi ke Pers”

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Sikap bungkam Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar, AKBP Siska Dwimarita Susanti, S.E., M.Si., terhadap upaya konfirmasi wartawan menuai kritik.

Kritikan muncul setelah sejumlah isu lalu lintas di Kota Makassar jadi sorotan tajam masyarakat, mulai dari maraknya pengendara motor lawan arus, tidak pakai helm, hingga ugal-ugalan di jalan raya yang memicu ancaman keselamatan.

Beberapa wartawan mengaku sudah berupaya konfirmasi via pesan WhatsApp ke Kasat Lantas terkait penanganan pelanggaran tersebut. Namun, hingga Sabtu 19 April 2026, tidak ada respons maupun klarifikasi.

“Sikap diam itu tidak pantas dilakukan seorang pimpinan. Kalau ruang komunikasi untuk insan pers ditutup rapat, ini tidak mencerminkan kedewasaan sebagai Kasat Lantas,” ujar seorang jurnalis di Makassar yang enggan disebut nama.

Baca Juga :  Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam

Tugas Pejabat Publik Terang ke Publik

Dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), setiap badan publik wajib membuka akses informasi, kecuali yang dikecualikan. Polri sebagai institusi publik juga terikat UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat (3): pers berhak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Menjawab konfirmasi wartawan itu bukan pilihan, tapi kewajiban pejabat publik. Apalagi ini soal keselamatan di jalan raya yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata Ketua PERJOSI Maros.

Baca Juga :  Perkuat Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan di Kukuhkan

Desakan: Buka Komunikasi, Jangan Bungkam

PERJOSI Maros mendesak Kasat Lantas Polrestabes Makassar membuka ruang komunikasi dengan media. “Lawan arus, tidak pakai helm, itu terjadi setiap hari. Publik butuh tahu: apa langkah Satlantas? Berapa yang ditilang? Titik mana yang diawasi? Kalau pejabatnya bungkam, publik menilai tidak ada kerja,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke AKBP Siska Dwimarita Susanti belum mendapat jawaban. Media ini tetap memberi ruang hak jawab sesuai UU Pers.

Berita Terkait

Tim Gabungan Siap Monitoring Tambang di Maros Mulai 27 April 2026
Lawan Arus Masih Marak di Makassar, Pengendara Motor Ugal-ugalan Bahayakan Pengguna Jalan
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Aris Desak Perbaikan Layanan BPJS Di RSUD Ajdidarmo
DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Barru Hasilkan Produk Mebel dan Layanan Cuci Kendaraan, Bukti Pembinaan Kemandirian Berjalan Optimal
Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
RDP DPRD Lebak Bahas Untuk Perkuat Dan Evaluasi Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:08 WIB

Bungkam Saat Dikonfirmasi Pelanggar, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Dikritik: “Tutup Ruang Komunikasi ke Pers”

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Tim Gabungan Siap Monitoring Tambang di Maros Mulai 27 April 2026

Jumat, 24 April 2026 - 13:48 WIB

Lawan Arus Masih Marak di Makassar, Pengendara Motor Ugal-ugalan Bahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 23 April 2026 - 13:44 WIB

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Aris Desak Perbaikan Layanan BPJS Di RSUD Ajdidarmo

Kamis, 23 April 2026 - 07:32 WIB

DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla

Berita Terbaru