Tuduhan Santet Berujung Brutal, Warga Camplong Sampang Dihajar Tetangga Pakai Kayu dan Celurit

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | SAMPANG, Purnamanews.com — Tuduhan memiliki ilmu santet kembali memicu aksi kekerasan di Kabupaten Sampang. Seorang pria berinisial HA, warga Dusun Cemkerep, Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial MN, Kamis (2/4/2026).

Insiden tersebut terjadi di rumah korban saat pelaku mendatangi HA dan meminta air yang disebut sebagai air obat. Permintaan itu tidak langsung dipenuhi, korban hanya menyarankan agar pelaku mengambil sendiri. Namun, respons tersebut justru memicu kemarahan pelaku hingga berujung aksi kekerasan.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengamuk dan memukul korban menggunakan sebatang kayu. Serangan membabi buta itu membuat HA mengalami luka serius di bagian bibir atas, pelipis mata, tangan, serta memar di hampir seluruh tubuhnya.

Baca Juga :  Yara pertanyakan Kenapa Bencana Di Aceh Barat Tidak masuk Dana TKD

Korban yang tak berdaya akhirnya harus dilarikan ke Puskesmas Camplong untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang cukup parah.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku juga sempat mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit. Situasi sempat mencekam sebelum akhirnya pelaku melarikan diri setelah korban berusaha menyelamatkan diri.

Korban mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut, apalagi motif penganiayaan hanya karena tuduhan santet yang tidak berdasar.

“Saya dituduh punya ilmu santet, padahal saya tidak pernah melakukan hal seperti itu,” ungkap HA.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut dan menyatakan bahwa kasusnya masih dalam penanganan pihak Satreskrim.

Baca Juga :  Wakapolres Kediri Kota Cek Langsung Pengamanan Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif

“Benar, kejadian itu sedang ditangani. Kami masih menunggu perkembangan dari penyidik Reskrim,” ujarnya singkat.

Saat ini aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tengah memburu pelaku yang melarikan diri. Polisi menegaskan bahwa pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat, bahwa tuduhan santet yang tidak berdasar dapat memicu tindakan main hakim sendiri dan berujung pada tindak pidana serius. Aparat diharapkan bertindak tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Sampang.

Berita Terkait

Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah
SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel
35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat
Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
Diduga Bambang Kecewa Dengan Penyewa Tempat ,Untuk Dapur MBG Desa Manda kecamatan Natar Lampung Selatan
Lapas Narkotika Tanjungpinang Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Perkuat Sinergi Antar-UPT
Diresmikan, Lapangan Tembak Tathya Dharaka Jadi Penunjang Latihan Anggota Polres Kediri
Diduga Ipal Dapur MBG Desa Manda Abaikan Aturan BGN , Menimbulkan Busuk ,Publik Minta DLH Turun Dan Tutup SPPG Mandah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:28 WIB

Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah

Selasa, 28 April 2026 - 11:04 WIB

SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel

Selasa, 28 April 2026 - 10:43 WIB

35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat

Selasa, 28 April 2026 - 07:54 WIB

Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL

Selasa, 28 April 2026 - 00:52 WIB

Diduga Bambang Kecewa Dengan Penyewa Tempat ,Untuk Dapur MBG Desa Manda kecamatan Natar Lampung Selatan

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Korem 052/Wkr Kick Off Renovasi Panti Asuhan Assalimah

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:39 WIB

TNI Dan Polri

Polsek Penjaringan Bagikan Paket Makanan Untuk Warga Kapuk Muara

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:31 WIB