Yara pertanyakan Kenapa Bencana Di Aceh Barat Tidak masuk Dana TKD

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Meulaboh – Tidak masuknya Aceh Barat dalam daftar penerima tambahana Transfer ke Daerah (TKD) Aceh senilai Rp824 Miliar kini menjadi sorotan berbagai kalangan.

 

Pasalnya daerah yang juga terdampak bencana alam berupa banjir bandang 26 November 2025 lalu dianggap tidak terkena musibah mencana alam Hidrometreologi tersebut, meski 123 rumah warga di wilayah itu mengalami kerusakan bahkan ada yang hilang tanpa jejak tersapu air bandang.

 

Tidak adanya Aceh Barat dalam daftar penerima tambahan TKD Provinsi Aceh ini pun di kecam oleh Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Barat Dan Nagan Raya, Hamdani.

‎”saya mengecam keras Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang dipimpin oleh Sekda Aceh, M. Nasir. Ia seperti bermain-main dengan korban bencana banjir bandang Aceh Barat, dengan tidak mengalokasikan anggaran serupiah pun untuk Aceh Barat lewat tambahan TKD, ” kata Hamdani.

Baca Juga :  Polres Ngawi Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Pelaku dan 315 Liter Solar Diamankan

 

Bahkan Hamdani menilai sikap TAPA yang tidak mengalokasilan anggaran TKD bagi Aceh Barat justru mengesankan adanya kesenjangan sosial terhadap pembangunan Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf-Fadhlullah.

 

Harusnya, kata dia, sebelum mengalokasikan anggaran TKD penting bagi Pemerintah Aceh memetakan masalah, sehingga bisa menjawab lewat indikator sebelum mengelompokkan daerah penerima.

‎”Jangan anak tirikan Aceh Barat. Apakah Pak Sekda tidak melihat atau pura-pura tidak melihat saat musibah melanda daerah kami? Kami tegaskan, ini untuk kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu,” ujar Hamdani.

 

Ia khawatir Tim TAPA memiliki tujuan politik tertentu, sehingga tidak mengalokasikan anggaran TKD bagi Aceh Barat, dengan mengambil risiko mengorbankan masyarakat di kabupaten itu.

Baca Juga :  Halal Bihalal Lintas Sektor, Kecamatan Pesantren Kediri Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

 

Padahal, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sempat dilibatkan dalam perhitungan kerugian paskabencana lewat Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi Paskabencana (R3P) Hidrometreologi.

‎Berdasarkan data yang dihimpun, Aceh Barat hanya menerima tambahan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp1,09 miliar, yang merupakan bagian dari penyesuaian dana DOKA Provinsi sebesar Rp75 miliar yang dibagikan merata ke seluruh kabupaten kota.

 

Namun, untuk dana TKD yang jauh lebih besar, Aceh Barat justru nihil meski Kerusakan dan kerugian yang dialami daerah Aceh Barat paskabencana hidro metreorologi mencapai Rp1.294.237.646.899 mencakup lima sektor utama; Perumahan, Infrastruktur, Ekonomi, Sosial dan Lintas Sektor.

 

Nilai kerugian tersebut berdasarkan Rekapitulasi Kerusakan dan Kerugian Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi Paskabencana (R3P) Hidro Mateorologi Kabupaten Aceh Barat.

 

Berita Terkait

Dikawal 491 Personel, Laga Persik vs Persita Berjalan Aman dan Berakhir Kemenangan Tuan Rumah
Bambang Rudiyanto Terpilih Ketua BPW PERADIN Jatim Periode Kedua di Muswil III 2026
Sabung Ayam di Gudang Alam Jaya Kian Marak, Dugaan Setoran ke Oknum Polisi Mencuat
Di Duga Penanggung jawab Pabrik Pengolahan Limbah Ban Bekas Ilegal Yang Telah Beroperasi Diam Diam Tanpa Izin Ketakutan ,Intruksikan Ke Pekerja Tutup
SPPG Jati Indah Selalu Jaga Kualitas dan Kuantitas Serta Gizi Menu MBG Setiap Hari 
Perdana BSI Aceh Barat Gelar Car Free Day Berlangsung Meriah
Sinergi Polres Kediri Kota, TNI dan Instansi Terkait Jaga Keamanan Cyberextreme Vol.3
Tambang Pasir Ilegal Menggila di Bintan, Publik Sorot Diamnya Pejabat dan Lemahnya Penegakan Hukum
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Bambang Rudiyanto Terpilih Ketua BPW PERADIN Jatim Periode Kedua di Muswil III 2026

Senin, 20 April 2026 - 00:38 WIB

Sabung Ayam di Gudang Alam Jaya Kian Marak, Dugaan Setoran ke Oknum Polisi Mencuat

Minggu, 19 April 2026 - 18:11 WIB

Di Duga Penanggung jawab Pabrik Pengolahan Limbah Ban Bekas Ilegal Yang Telah Beroperasi Diam Diam Tanpa Izin Ketakutan ,Intruksikan Ke Pekerja Tutup

Minggu, 19 April 2026 - 15:12 WIB

SPPG Jati Indah Selalu Jaga Kualitas dan Kuantitas Serta Gizi Menu MBG Setiap Hari 

Minggu, 19 April 2026 - 15:01 WIB

Perdana BSI Aceh Barat Gelar Car Free Day Berlangsung Meriah

Berita Terbaru