DPRK Aceh Barat Bicara, Tapi Belum Bertindak: Wangsa Desak Panggil Perusahaan

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Meulaboh – Wahana Generasi Aceh (Wangsa) mendesak DPRK Aceh Barat untuk segera memanggil PT Sapta Sentosa Jaya Abadi dalam forum resmi. Hingga kini, langkah konkret dari lembaga legislatif tersebut belum terlihat, meski dugaan pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sudah terang dan berdampak langsung pada pekerja.

 

Ketua Umum Wangsa, Jhony Howord, menilai respons DPRK Aceh Barat masih berhenti pada level pernyataan. Tidak ada pemanggilan, tidak ada rapat dengar pendapat, dan tidak ada tekanan institusional yang bisa memaksa penyelesaian.

 

“DPRK terlihat hadir di media, tapi absen dalam tindakan. Ini bukan soal komunikasi, ini soal fungsi,” ujar Jhony.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Aceh Barat Amankan Dua Pelaku Beserta Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan

 

Menurut Wangsa, sikap semacam ini tidak etis dalam kapasitas sebagai lembaga legislatif. DPRK bukan institusi populis yang bekerja dengan pernyataan, melainkan lembaga mandat yang diukur dari tindakan dan hasil.

 

“Kalau hanya bicara tanpa langkah resmi, itu bukan pengawasan. Itu opini. Dan DPRK tidak dibentuk untuk sekadar beropini,” kata Jhony.

 

Wangsa menegaskan, dalam situasi pelanggaran hak normatif pekerja, DPRK memiliki kewenangan jelas untuk bertindak. Pemanggilan perusahaan melalui forum resmi adalah langkah paling dasar. Tanpa itu, tidak ada tekanan hukum maupun politik yang bisa mendorong penyelesaian.

Baca Juga :  Pangkat Kapolda Metro Harusnya Juga Komjen Pol

 

Ketiadaan langkah ini, menurut Wangsa, justru memperlebar ruang pembiaran. Perusahaan tidak menghadapi tekanan serius, sementara pekerja dibiarkan menunggu tanpa kepastian.

 

“Mandat publik tidak boleh berhenti di media. Harus diterjemahkan dalam tindakan. Kalau tidak, DPRK sedang mempertontonkan kegagalan fungsi di depan publik,” tegas Jhony.

 

Wangsa meminta DPRK Aceh Barat segera menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap perusahaan dan instansi terkait, serta memastikan proses pengawasan berjalan sampai pekerja menerima haknya secara penuh.

 

Berita Terkait

Warga Bangkalan Mengapresiasi Layanan Operasi Mata Katarak Rsu Lukas
Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah
SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel
35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat
Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
Diduga Bambang Kecewa Dengan Penyewa Tempat ,Untuk Dapur MBG Desa Manda kecamatan Natar Lampung Selatan
Lapas Narkotika Tanjungpinang Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Perkuat Sinergi Antar-UPT
Diresmikan, Lapangan Tembak Tathya Dharaka Jadi Penunjang Latihan Anggota Polres Kediri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:29 WIB

Warga Bangkalan Mengapresiasi Layanan Operasi Mata Katarak Rsu Lukas

Selasa, 28 April 2026 - 13:28 WIB

Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah

Selasa, 28 April 2026 - 11:04 WIB

SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel

Selasa, 28 April 2026 - 10:43 WIB

35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat

Selasa, 28 April 2026 - 07:54 WIB

Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL

Berita Terbaru

Uncategorized

Warga Bangkalan Mengapresiasi Layanan Operasi Mata Katarak Rsu Lukas

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:29 WIB