PURNAMA NEWS.COM
Lampung Selatan Dugaan penyedia dapur MBG desa manda kecamatan Natar Lampung Selatan yang bernama Pendi ingkar janji terkait pembayaran sewa atau kontrak tanah dan bangunan milik Bambang dan selama ini susah di hubungi apalgi di temui, yang aneh lagi pekerja di dapur MBG desa manda ,tidak ada yang tau alamat Pendi
Setelah Bambang meminta bantuan dan beri kuasa sama handrianto dan tim ,yang terdiri dari LSM ,tim hukum paralegal ,dan wartawan Tiba tiba Pendi muncul dan datang kerumah Bambang akan menyelesaikan dan mintak berita di stop
Sekjen DPD LSM API NUSANTARA RAYA Handrianto selaku pendamping yang di beri kuasa angkat bicara
Jadi gini kita semua paham mitra penyedia dapur MBG ,menyediakan dapur dengan fasilitas atau standar sesuai regulasi dan aturan yang sudah ditetapkan BGN
Ketika sudah mulai beroperasi angaran untuk mitra penyedia dapur sebesar Rp 2000 per porsi ,rata rata satu dapur kurang lebih dapat kuota 3000 porsi ,dalam sehari jikalau kuota 3000 porsi total Rp 6 juta yang di dapat mitra penyedia dapur MBG ,seandainya di akumulasi kan selama 30 hari beroperasi Rp 180 juta
Sedangkan dapur MBG desa manda sudah beroperasi sekitar 3 bulan jadi bisa dihitung dengan mudah Pendi sudah mendapatkan anggaran sekitar Rp 540 juta
artinya ketika Pendi kontrak tempat, tanah dan bangunan selama 5 tahun, baru dibayar 3 tahun ,yang 2 tahun akan di bayar ketika dapur sudah mulai beroperasi harusnya ya di tepati meski itu janji disepakati hanya secara lisan ,fakta yang terjadi dapur MBG sudah beroperasi 3 bulan tidak kunjung di bayar ,bisa dikatakan tidak ada niat untuk membayar ditambah ,lagi ditemui susah, saat ketemu hanya janji, apalagi di hubungi via WhatsApp sama sekali tidak di respon
Menurut Bambang kamis 23 April sekitar jam setengah dua Pendi dan rombongan datang ke rumahnya , janji akan bantu bambang dengan bayar sisah sewa dan Pendi minta pemberitaan di stop
Namun ketika Bambang sudah kordinasi dengan Tim yang di beri kuasa dan ada yang perlu di bicarakan jam 17 :30 lagi lagi Pendi tidak respon dan balas cat Bambang ,
Masih saja slow respon ,di telfon tidak di angkat
Tim sudah sepakat ketika dalam waktu dekat belum di selesaikan juga ,maka LSM api Nusantara akan bersurat ke korwil BGN ,meminta dapur MBG desa manda di kroscek baik tentang SLHS , IPAL dan yang lainya ,Jika ada yang tidak terpenuhi syarat teknis ,kami mintak dapur MBG Manda di tutup.
Seperti beberapa dapur MBG di daerah lain yang mana
Berdasarkan data per Maret 2026, sebanyak 6 dapur MBG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG) di Lampung Selatan ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penutupan ini merupakan bagian dari sanksi terhadap 60 SPPG di seluruh Lampung yang belum memenuhi syarat teknis, terutama terkait sertifikat layak higiene sanitasi (SLHS).
Poin Penting Penutupan Dapur MBG
Adapun Jumlah yang Ditutup: 6 Dapur (SPPG) di Lampung Selatan.
Total di Lampung: 60 dapur SPPG dihentikan sementara.
Alasan: Belum memiliki SLHS dari Dinas Kesehatan dan belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Kondisi: Penutupan bersifat sementara dan dapat beroperasi kembali setelah memenuhi persyaratan.
Penutupan ini bertujuan memastikan standar higienitas makanan bergizi yang disalurkan kepada penerima
Beberapa dapur MBG yang tidak memenuhi syarat ada Puluhan yang Ditutup,Mar 2026
Bandar Lampung: 8 dapur MBG.
Lampung Selatan: 6 dapur MBG.
Lampung Tengah: 10 dapur MBG.
Lampung Timur: 17 dapur MBG.
Lampung Utara: 14 dapur MBG.
Mesuji: 1 dapur.
TIm juga akan berunding dengan pemilik ,jika perlu kalau masih tidak bijaksana tidak melakukan pembayaran atau bantu Bambang sesuai kesepakatan secara lisan, pembayarannya tidak segera di lunasi ,maka akan kami pertimbangkan dan kordinasi bersama tim hukum ,jika ada cela dan bisa akan di batalkan kontrak atau perjanjian sewa ,karena sewa tanah dan tempat sudah tergolong murah ,Rp 25 juta pertahun , sementara di tempat lain yang pernah di konfirmasi minim Rp 50 juta pertahun
Hasil dari mitra dapur MBG yang di dapat sebulan bisa untuk membayar kontrak/ sewa tanah dan bangunan 5 tahun bahkan Masi tersisa
Jadi harapan Tim yang di beri kuasa Bambang ,Pendi berbesar hati dan bijaksana ,agar permasalahan ini cepat selesai dan tidak melebar kemana mana
Hingga berita Berita ini terbit secara nasional lagi lagi Pendi tidak membalas konfirmasi awak media via WhatsApp
(TIM)
Bersambung!!!












