Menu MBG di Patemon Tanah Merah Disorot, Penanggung Jawab SPPG Akui Kebenaran Menu dan Pilih Bungkam Soal Kelayakan

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COMBANGKALAN – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa di wilayah Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan setelah beredar dokumentasi menu yang dinilai minim dari segi kelengkapan dan porsi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, menu yang disajikan terdiri dari nasi putih dalam porsi kecil (Lontong), satu butir telur rebus, satu potong tahu goreng dengan sedikit sayur kecambah, sambal kacang, serta hanya dua butir buah anggur. Susunan menu tersebut memicu pertanyaan terkait kelayakan gizi bagi siswa sebagai penerima manfaat program.

Baca Juga :  TP PKK Kecamatan Pagerbarang Gelar Pertemuan Rutin, Halalbihalal, dan Peringatan Hari Kartini

Saat dikonfirmasi, Penanggung Jawab SPPG Patemon membenarkan bahwa menu tersebut merupakan menu resmi yang dibagikan pada hari itu.

“Iya ketua itu bener menu MBG kami hari ini,” ujarnya.
Namun, ketika disinggung mengenai kelayakan menu tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban tegas dan justru merespons dengan pertanyaan balik.
“Sampean dimana sekarang mas?” katanya.

Tak hanya itu, Penanggung Jawab SPPG Patemon juga menyampaikan keinginan untuk bertemu secara langsung.
“Bisa ketemu saja mas, dimana enaknya?” lanjutnya.

Meski demikian, saat kembali ditanya secara langsung apakah menu MBG tersebut layak atau tidak untuk siswa, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban lanjutan dan memilih bungkam tanpa penjelasan resmi.

Baca Juga :  Walikota Depok Supian Suri Lantik RT RW Kelurahan Bedahan, Ujung Tombak Pelayanan

Situasi ini memunculkan perhatian publik, mengingat Program MBG diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi siswa secara seimbang, mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam porsi yang memadai untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi tambahan dari pihak terkait mengenai evaluasi maupun standar kelayakan menu MBG di wilayah tersebut.

 

Pewarta ; Hari

Berita Terkait

Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Tegal Jadi Percontohan Nasional DTSEN, Mensos Dorong Digitalisasi Bansos untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Kelancaran Musim Giling 2026
Banjir Sepaha Orang Dewasa Genangi Desa Bojongbaru, Hampir 2 tahun Aparat Desa Diam
Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi
PERJOSI Disambut Hangat di Maros, Wabup Buka Ruang Sinergi, Pers Diharapkan Jadi Mitra Edukasi dan Kontrol Sosial
Biaya PTSL Kota Depok Cukup Terjangkau Hanya Rp150.000, Daftarkan Segera
DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:50 WIB

Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:12 WIB

Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Kelancaran Musim Giling 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:43 WIB

Banjir Sepaha Orang Dewasa Genangi Desa Bojongbaru, Hampir 2 tahun Aparat Desa Diam

Selasa, 28 April 2026 - 00:56 WIB

Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi

Jumat, 24 April 2026 - 04:13 WIB

PERJOSI Disambut Hangat di Maros, Wabup Buka Ruang Sinergi, Pers Diharapkan Jadi Mitra Edukasi dan Kontrol Sosial

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Patroli/Siskamling Di Cakung Ciptakan Lingkungan Aman Dan Kondusif

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:46 WIB

TNI Dan Polri

Kapolsek Bekasi Barat Sosialisasi Sabuk Kamtibmas Di Kranji

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:30 WIB