PURNAMA NEWS.COM | BANGKALAN – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa di wilayah Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan setelah beredar dokumentasi menu yang dinilai minim dari segi kelengkapan dan porsi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, menu yang disajikan terdiri dari nasi putih dalam porsi kecil (Lontong), satu butir telur rebus, satu potong tahu goreng dengan sedikit sayur kecambah, sambal kacang, serta hanya dua butir buah anggur. Susunan menu tersebut memicu pertanyaan terkait kelayakan gizi bagi siswa sebagai penerima manfaat program.
Saat dikonfirmasi, Penanggung Jawab SPPG Patemon membenarkan bahwa menu tersebut merupakan menu resmi yang dibagikan pada hari itu.
“Iya ketua itu bener menu MBG kami hari ini,” ujarnya.
Namun, ketika disinggung mengenai kelayakan menu tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban tegas dan justru merespons dengan pertanyaan balik.
“Sampean dimana sekarang mas?” katanya.
Tak hanya itu, Penanggung Jawab SPPG Patemon juga menyampaikan keinginan untuk bertemu secara langsung.
“Bisa ketemu saja mas, dimana enaknya?” lanjutnya.
Meski demikian, saat kembali ditanya secara langsung apakah menu MBG tersebut layak atau tidak untuk siswa, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban lanjutan dan memilih bungkam tanpa penjelasan resmi.
Situasi ini memunculkan perhatian publik, mengingat Program MBG diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi siswa secara seimbang, mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam porsi yang memadai untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi tambahan dari pihak terkait mengenai evaluasi maupun standar kelayakan menu MBG di wilayah tersebut.
Pewarta ; Hari











