Kerja Sama Jateng-Lampung Rp 832,3 Miliar: Ketum PWDPI Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas*

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Punamanews.com BANDAR LAMPUNG – Kerja sama strategis lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Lampung dengan nilai transaksi tahunan mencapai Rp 832,3 miliar yang disepakati pada Selasa (6/1/2026) mendapatkan tanggapan dari Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS Dia menyatakan bahwa kerja sama tersebut patut didukung sebagai upaya memacu pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarwilayah, namun perlu diimbangi dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.

“Kerja sama ini memiliki potensi besar untuk kemajuan kedua provinsi. Namun, besarnya nilai transaksi yang tidak sedikit ini menuntut adanya transparansi yang maksimal,” ujar M. Nurullah RS. Pada Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui secara jelas bagaimana alokasi dana akan digunakan, manfaat yang akan diperoleh kedua provinsi, serta mekanisme pemantauan yang diterapkan. Tanpa transparansi memadai, kerja sama ini berpotensi menjadi sumber keraguan dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Baca Juga :  Breaking News Satreskrim Polresta Barelang Bongkar Modus Penggelapan Mobil Rental, Celah Pengawasan Disorot

Keterlibatan beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga menjadi fokus perhatian. Di antaranya PT Jateng Petro Energi, PT Lampung Jasa Utama, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, dan PT Wahana Raharja.

“BUMD adalah aset milik rakyat, sehingga setiap langkah kerja sama harus mengutamakan kepentingan publik, bukan kepentingan kelompok tertentu. Rekam jejak akuntabilitas perusahaan pelat merah yang terlibat harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Pada sektor energi yang menjadi prioritas utama, Ketum PWDPI menekankan pentingnya memastikan bahwa pemanfaatan gas bumi dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat lokal. Begitu pula dengan perdagangan multi-komoditas yang diharapkan dapil dan menyerap tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Semarak Hari Jadi ke-1222, Kabupaten Kediri Gelar Santunan dan Tasyakuran Bersama Masyarakat

Ketum PWDPI juga mengajak kedua pemerintah provinsi untuk segera membentuk tim pemantau independen yang melibatkan elemen masyarakat sipil, termasuk perwakilan perempuan, untuk mengawasi pelaksanaan kerja sama. Selain itu, laporan perkembangan proyek harus dipublikasikan secara berkala agar dapat dimonitor oleh semua pihak.

“Hanya dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi, kerja sama ini benar-benar akan menjadi terobosan yang bermanfaat bagi rakyat Jawa Tengah dan Lampung,” pungkas M. Nurullah RS.(Tim Media Group PWDPI).

Berita Terkait

Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah
SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel
35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat
Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
Diduga Bambang Kecewa Dengan Penyewa Tempat ,Untuk Dapur MBG Desa Manda kecamatan Natar Lampung Selatan
Lapas Narkotika Tanjungpinang Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Perkuat Sinergi Antar-UPT
Diresmikan, Lapangan Tembak Tathya Dharaka Jadi Penunjang Latihan Anggota Polres Kediri
Diduga Ipal Dapur MBG Desa Manda Abaikan Aturan BGN , Menimbulkan Busuk ,Publik Minta DLH Turun Dan Tutup SPPG Mandah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:28 WIB

Dishub mulai Aktifkan Lagi Halte Bus Sekolah

Selasa, 28 April 2026 - 11:04 WIB

SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel

Selasa, 28 April 2026 - 10:43 WIB

35 JPT Aceh Barat Lolos Seleksi dan memenuhi syarat

Selasa, 28 April 2026 - 07:54 WIB

Kecelakaan Hebat di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL

Selasa, 28 April 2026 - 00:52 WIB

Diduga Bambang Kecewa Dengan Penyewa Tempat ,Untuk Dapur MBG Desa Manda kecamatan Natar Lampung Selatan

Berita Terbaru