Warga Tanjungpinang Timur Desak MUI Bertindak: Soroti Aktivitas Biliar dan Panti Pijat Selama Ramadan

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.purnamanews.com|Tanjungpinang, Jum’at – Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah warga di wilayah hukum Tanjungpinang Timur meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat untuk segera bertindak terhadap aktivitas permainan biliar dan keberadaan panti pijat yang dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah.

Menurut warga sebagai sumber meminta ke pada awak media online nasional ini, beberkan beberapa tempat biliar di daerah tersebut masih beroperasi hingga larut malam dan diduga menjadi ajang perjudian. Selain itu, panti pijat yang berkedok tempat refleksi ditengarai menyediakan layanan yang melanggar norma agama dan sosial.

“Kami sebagai warga Muslim ingin menjalankan ibadah dengan tenang selama Ramadan. Namun, adanya tempat-tempat hiburan seperti biliar yang sering digunakan untuk taruhan dan panti pijat yang meresahkan membuat kami khawatir. Kami berharap MUI segera turun tangan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pelaku Pencabulan Di Cilincing, Korban Diberikan Pendampingan Unit PPA Polres Jakarta Utara

Desakan MUI untuk Bertindak

Warga meminta Ketua MUI Tanjungpinang Timur untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwenang guna menertibkan tempat-tempat yang dianggap mengganggu ketertiban selama Ramadan. Mereka juga berharap ada fatwa atau imbauan resmi agar kegiatan yang berpotensi melalaikan ibadah dapat diminimalisir.

Menanggapi hal ini, MUI setempat menyatakan akan segera berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan kepolisian guna memastikan ketertiban selama bulan suci.

Baca Juga :  RUTAN BATAM MEMILIH AKSI, BUKAN SEREMONI: DONOR DARAH WARNAI HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-62

“Kami memahami kekhawatiran warga. Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan sudah sepatutnya kita menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Kami akan melakukan pendekatan kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti masalah ini,” ujar perwakilan MUI Tanjungpinang Timur.

Sementara itu, aparat keamanan juga diminta untuk lebih tegas dalam melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan yang berpotensi menjadi sarang maksiat. Dengan adanya langkah konkret dari MUI dan pihak berwenang, warga berharap Ramadan dapat dijalani dengan lebih damai dan penuh keberkahan.

 

Berita Terkait

Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Dengan Modus Warung Sembako
Satresnarkoba Polres Priok Ringkus Satu Pelaku Pengedar Obat Daftar G Ilegal
Dalih “Kawasan Hutan” Panen Tanpa Izin Berlanjut : AWNI Jambi Desak Kepastian Hukum
Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat
Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan Di Yahukimo, Pelaku Diburu Dan Terancam Hukuman Berat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:11 WIB

Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Dengan Modus Warung Sembako

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB

Satresnarkoba Polres Priok Ringkus Satu Pelaku Pengedar Obat Daftar G Ilegal

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:37 WIB

Dalih “Kawasan Hutan” Panen Tanpa Izin Berlanjut : AWNI Jambi Desak Kepastian Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat

Kamis, 30 April 2026 - 21:16 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai

Berita Terbaru