Purnamanews.com – Tanjunguban Memasuki April 2026, Direktur RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepulauan Riau, dr. Asep Guntur Sapari, MARS, menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan jiwa dan rehabilitasi ketergantungan obat di wilayah Kepri.
Sepanjang bulan ini, fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan, termasuk penanganan kasus gangguan jiwa berat dan rehabilitasi penyalahguna narkotika yang terus menunjukkan tren meningkat.
Selain memastikan operasional layanan berjalan optimal, manajemen RSJKO EHD juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kapasitas fasilitas dan kinerja tenaga medis. Langkah ini dilakukan seiring dengan pemanfaatan pengembangan gedung baru yang ditargetkan mampu menampung lebih dari 200 pasien.
Dalam aspek pelayanan publik, RSJKO EHD turut mengintensifkan program kesehatan mental berbasis masyarakat, termasuk edukasi terkait kecanduan gadget pada anak dan remaja serta layanan konsultasi kejiwaan berbasis digital.
Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. RSJKO EHD aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait dalam penanganan kasus-kasus khusus yang membutuhkan asesmen kejiwaan, baik terhadap korban maupun pelaku.
Sebagai Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Kepri, dr. Asep juga mendorong peningkatan standar pelayanan rumah sakit daerah agar lebih adaptif terhadap tantangan kesehatan mental yang semakin kompleks.
“Pelayanan kesehatan jiwa tidak bisa lagi dipandang sebagai sektor pinggiran. Ini adalah kebutuhan utama masyarakat yang harus ditangani secara serius, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, RSJKO EHD Kepri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayah perbatasan, sekaligus menjawab tantangan meningkatnya beban sosial akibat persoalan mental dan penyalahgunaan zat.
Penulis : Ravi













