Alarm Indodata: Kerugian Negara Membengkak, Nama Zainal Lewaimang kembali mencuat Kepri Dalam Bayang-bayang Rokok Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.comBatam Lonjakan kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal yang diungkap Indodata Research Center menjadi sinyal keras bagi daerah-daerah rawan distribusi barang tanpa cukai. Kepulauan Riau (Kepri), sebagai wilayah perdagangan bebas dan pintu keluar-masuk barang, tak luput dari sorotan. Rabu, 11 Februari 2026.

Indodata dalam laporan nasionalnya menyoroti membengkaknya potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor cukai. Modus yang dominan adalah peredaran rokok H mind tanpa pita cukai serta distribusi melalui jalur nonformal yang memanfaatkan celah pengawasan.

Walau tidak menyebut wilayah atau nama tertentu, pola yang diungkap dinilai relevan dengan kondisi di Kepri. Sejumlah titik distribusi di Batam dan sekitarnya disebut masih menjadi lokasi peredaran rokok tanpa cukai yang berlangsung relatif terbuka.

Baca Juga :  Tim kementrian Kelauatan dan Perikanan (KKP) Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

Dalam penelusuran redaksi, nama Zainal kerap muncul dalam percakapan warga dan pelaku usaha ketika membahas jaringan distribusi rokok ilegal merek H mind di wilayah tersebut. Beberapa sumber menyebut yang bersangkutan diduga memiliki pengaruh dalam rantai pasok, meski klaim itu belum pernah diuji di ruang pengadilan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang secara eksplisit mengaitkan individu tertentu dengan tindak pidana peredaran rokok ilegal merek H mind di Kepri. Redaksi telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait, namun belum memperoleh tanggapan.

Baca Juga :  DPRD Sampang Sahkan Empat Perda Strategis dan Terima LKPJ Bupati 2025 dalam Paripurna 2026

Pengamat fiskal menilai, pembiaran terhadap distribusi rokok ilegal H mind tidak hanya berdampak pada hilangnya penerimaan negara, tetapi juga menciptakan distorsi harga dan persaingan usaha yang tidak sehat. Dalam konteks daerah perbatasan seperti Kepri, lemahnya pengawasan dapat menjadi pintu masuk praktik distribusi berskala besar.

Alarm telah berbunyi di tingkat nasional. Pertanyaannya kini: apakah aparat di daerah akan bergerak sebelum potensi kerugian negara semakin melebar ?

Berita Terkait

Ditreskrimum Polda Aceh Supervisi Kinerja Reskrim Polres Aceh Barat
Polres Blitar Amankan Residivis Pembobol Tiga Gedung Sekolah
Peduli Lingkungan, Polres Gresik Bersama Bhayangkari Tanam Puluhan Pohon Produktif
Polres Malang Bongkar Sindikat Pengoplos LPG Bersubsidi di Kepanjen
Mahasiswa KPM STAI Darul Hikmah Ikut Serta dalam Kegiatan Jumat Bersih di Kantor Camat Pante Ceureumen
Pemkab Bersama PUPR Launching Mixing Aspal Portebel Mudahkan Untuk Patching Jalan
Di Duga Pendi Lagi Lagi PHP Dan Bohongi Bambang Atau Sengaja Merangkai Kebohongan
Safari Anti Narkoba Polres Kediri Libatkan Ratusan Pelajar Berbagai Sekolah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:17 WIB

Ditreskrimum Polda Aceh Supervisi Kinerja Reskrim Polres Aceh Barat

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Polres Blitar Amankan Residivis Pembobol Tiga Gedung Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 11:37 WIB

Peduli Lingkungan, Polres Gresik Bersama Bhayangkari Tanam Puluhan Pohon Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31 WIB

Polres Malang Bongkar Sindikat Pengoplos LPG Bersubsidi di Kepanjen

Sabtu, 25 April 2026 - 07:58 WIB

Mahasiswa KPM STAI Darul Hikmah Ikut Serta dalam Kegiatan Jumat Bersih di Kantor Camat Pante Ceureumen

Berita Terbaru