Purnamanews.com Lebak, Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak digelar di Aula Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Lebak, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses demokratisasi internal partai, serta diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota PKB tingkat kabupaten.
Ketua DPC PKB Kabupaten Lebak, Acep Dimyati, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sejak tahun 2021. Ia memaparkan berbagai capaian politik, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
“Sejak kepemimpinan saya pada 7 Maret 2021, PKB berhasil meraih 4 kursi DPRD Kabupaten dengan total suara 61.000, serta 1 kursi di DPRD Provinsi. Pada Pemilu 2024, jumlah kursi di tingkat kabupaten meningkat menjadi 7, tetap mempertahankan 1 kursi di provinsi, dan untuk pertama kalinya sejak pemilu terbuka 1999, PKB berhasil mengirim wakilnya ke DPR RI,” jelas Acep.
Ia juga menegaskan semangat dan target partai ke depan. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh kader.
“Ketika mendaftar, modal kami hanya 6 kursi. Saat itu kami belum memiliki gedung maupun struktur yang lengkap, namun kami sudah menargetkan PKB menjadi partai nomor satu di Kabupaten Lebak. Kini dengan 7 kursi, kami semakin siap dan optimistis mendorong kader untuk berada di posisi terbaik,” ujarnya
Selain itu, Acep turut menyoroti perkembangan jumlah kader dan partisipasi masyarakat dalam partai.
“Jika melihat secara historis, pada tahun 1960 jumlah anggota atau unit dasar hanya sekitar 1.000. Kini meningkat menjadi sekitar 80.000, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 1,5% dan partisipasi aktif mencapai 20.000 orang. Ini menunjukkan dinamika serta meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam proses politik dan organisasi partai,” tambahnya.
Dalam Muscab tersebut, turut dibahas usulan pengurus baru. Empat nama calon diajukan untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, yaitu Acep Dimyati, Ade Adriyana, Asep Awaludin, dan Rijal.
Proses seleksi dilakukan melalui wawancara tertutup oleh DPP bersama pengurus Pimpinan Anak (PA) dan pengurus fraksi. Penilaian meliputi pengalaman, kinerja, serta kesiapan masing-masing calon. Seluruh kandidat menyatakan siap ditempatkan di posisi mana pun sesuai keputusan DPP. Proses ini juga disaksikan langsung oleh perwakilan DPP PKB.
Kenye PRM












