Polisi Berhasil Ungkap Dua Kasus Kriminalitas Melibatkan Bayi Dan Anak Balita Di Jakarta Timur

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polisi terus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat tanpa membedakan usia / umur. Hal ini terlihat dalam pengungkapan 2 (dua) kasus kriminalitas dengan korban bayi dan balita.

Dalam Press Conference yang digelar pada hari Rabu (16/7/2025) jam 11:00 WIB di lantai 6 Polres Metro Jakarta Timur dengan dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, didampingi Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Agung Nugroho, Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Nurul Wijayanti dan Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur AKP Sriyatmini. “Seperti yang kita ketahui beredar video viral di media sosial tentang penemuan bayi laki-laki pada Senin (14/7/2025) sekitar jam 21:30 WIB didepan rumah warga di Jalan Ujung Karawang RT.06/RW.05, Kelurahan Pulogebang, Jakarta Timur. Korban bayi anonim (tanpa nama) dengan usia kurang lebih 7 (tujuh) hari, yang diletakkan didepan rumah Pak Haji (Moh.Tohir) saat sedang mengaji dan mendengar ada suara tangisan bayi.” Ucap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengawali Press Conference.

Baca Juga :  Korban Begal Apresiasi Respon Cepat Polsek Tambora : Berikan Rasa Aman Dan Temukan Motor Korban

“Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku yakni HA (29 tahun) dan MR (20 tahun) di sebuah kos wilayah Cikarang Bekasi pada Selasa (15/7/2025) jam 16:40 WIB. Dari hasil pemeriksaan petugas, diketahui kedua pelaku merupakan sepasang kekasih yang sudah tinggal bersama sejak tahun 2024. HA dan MR juga melakukan hubungan intim sejak bulan Oktober 2024, sehingga HA hamil dan melahirkan di salah satu Rumah Sakit daerah Bekasi pada 7 Juli 2025 lalu. Mereka membuang bayi yang dilahirkan karena keluarga besar tidak mengetahui kalau mereka berhubungan tanpa ikatan pernikahan. Saat ini bayi dalam keadaan selamat di RSUD Duren Sawit.” Jelas Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly.

“Barang bukti yang diamankan antara lain pakaian pelaku, helm, rekaman CCTV dan secarik kertas yang ditulis pelaku. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 76B Juncto 77B Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak serta Pasal 305 dan 307 KUHP dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun penjara.” Kata Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menutup kasus kriminal terhadap bayi.

Baca Juga :  Polres Tangerang Kota Ringkus Empat Remaja Pelaku Curanmor : Ditemukan Senpi Rakitan Dan Peluru

“Pada kasus kedua tentang video viral tentang penganiayaan balita berumur 2 (dua) tahun. Korban balita berinisial ARF. Awal mulanya, Ibu ARF yang bekerja di Surabaya sering memantau anaknya melalui Video Call. Ibu ARF merasa curiga dengan luka lebam dibadan ARF sehingga meminta temannya untuk memvideokan serta memviralkan video penganiayaan tersebut. Dimana penganiayaan terjadi sekitar bulan Juni 2025 sampai dengan sekarang (Juli 2025) dengan tempat kejadian di Gang Tabah RT.05/RW.03, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur.” Ujar Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly.

“Kedua pelaku berinisial HWP (25 tahun) dan FNM (28 tahun). Alasan mereka memukul, mencubit dan menjedotkan ke lantai karena ARF rewel dan sering BAB sembarangan. Pelaku HWP dan FNM dijerat dengan Pasal 76C Junto Pasal 80 Ayat 1 Undang- Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 (lima) tahun penjara.” Tutup Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengakhiri Press Conference.

 

 

 

 

Jurnalis : M.Irsyad Salim

Berita Terkait

Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Dengan Modus Warung Sembako
Satresnarkoba Polres Priok Ringkus Satu Pelaku Pengedar Obat Daftar G Ilegal
Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat
Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan
Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan Di Yahukimo, Pelaku Diburu Dan Terancam Hukuman Berat
Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi
Komplotan Curanmor Lintas Tangerang Dibongkar, Polisi : Sudah Beraksi Belasan Kali
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:11 WIB

Polsek Kalideres Ringkus Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Dengan Modus Warung Sembako

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB

Satresnarkoba Polres Priok Ringkus Satu Pelaku Pengedar Obat Daftar G Ilegal

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat

Kamis, 30 April 2026 - 21:16 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai

Selasa, 28 April 2026 - 15:05 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terbaru