Wartawan Tetap Bekerja, Meski Dana Dihapus

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: M. Holul

Purnama News| Tanjungpinang Bersama Alex di DPRD Kota, kami mendapat informasi bahwa dana publikasi kini tak lagi tersedia di Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang. Bahkan dana serupa yang biasa dikelola oleh OPD, sudah dialihkan ke Dinas Kominfo.

Namun, wartawan tetap bekerja. Tetap menulis. Tetap memburu informasi. Karena menjadi wartawan bukan soal uang, bukan soal proyek. Ini soal pengabdian dan tanggung jawab sosial.

Sebagian orang mungkin memandang wartawan sebelah mata. Ada yang mencibir, ada yang membenci, bahkan ada yang menjebloskan mereka ke penjara dengan alasan yang dibuat-buat. Tapi ada juga yang sadar: wartawan adalah kebutuhan.

Baca Juga :  Jayakarta Institute Gelar Seminar Dialog Publik : Beyond The Classroom : Membangun Pendidikan Tinggi Yang Adaptif Dan Progresif

Wartawan bekerja untuk publik, bukan untuk kekuasaan. Mereka menyampaikan informasi yang harus diketahui rakyat. Mereka menulis dengan nurani, tetapi tetap tunduk pada kode etik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999.

Setiap hari mereka hadir di tengah masyarakat, memberikan informasi. Apakah diapresiasi atau dihina, itu risiko pekerjaan. Termasuk risiko ancaman, tekanan, hingga kehilangan nyawa.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Gelar Rateb Sueribe

Hari libur bukan milik wartawan. Bahkan saat hari raya, mereka tetap bekerja. Karena berita tidak menunggu.

Di balik tiap kabar yang kita baca, ada wartawan yang berdiri di lapangan. Dalam hujan, panas, atau tekanan. Tanpa mereka, tak ada informasi yang jujur dan utuh.

Maka, jangan pernah remehkan peran wartawan. Negara butuh mereka. Dunia pun butuh mereka.

Berita Terkait

Riska Harisma, Rising Star Baru Industri Kreatif
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026 ‎
Kasino “Hollywood” Batam: Pertanyaan Besar yang Tertinggal Setelah Polda Kepri Bongkar Judol BOT
Jayakarta Institute Gelar Seminar Dialog Publik : Beyond The Classroom : Membangun Pendidikan Tinggi Yang Adaptif Dan Progresif
Ombudsman Kepri Pantau Pelayanan Publik di Lubuk Baja: Soroti Masalah Sampah hingga Potensi Longsor
Di Duga Penanganan Persalinan Puskesmas Bakauheni Ada Kelalaian atau Malpraktek Akibatkan Korban Harus di Operasi
Menyoal Arah Kebijakan Pendidikan Tinggi : Sudah Tepatkah Wacana Penutupan Program Studi?
Ansar Ahmad Rotasi 10 Pejabat Strategis Pemprov Kepri, Endri Joko Satrio dan Ika Hasilah Isi Pos Kunci Birokrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:51 WIB

Riska Harisma, Rising Star Baru Industri Kreatif

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:46 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026 ‎

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kasino “Hollywood” Batam: Pertanyaan Besar yang Tertinggal Setelah Polda Kepri Bongkar Judol BOT

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:32 WIB

Jayakarta Institute Gelar Seminar Dialog Publik : Beyond The Classroom : Membangun Pendidikan Tinggi Yang Adaptif Dan Progresif

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ombudsman Kepri Pantau Pelayanan Publik di Lubuk Baja: Soroti Masalah Sampah hingga Potensi Longsor

Berita Terbaru

Hedline News

Riska Harisma, Rising Star Baru Industri Kreatif

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:51 WIB