Pengecekan Seremonial ? Klarifikasi Polsek Tanjungpinang Timur Terkait Judi Sabung Ayam dan Cingkoko di Km 15 Dinilai Menyesatkan Publik

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Foto Tanggal 09/04/2025

www.purnamanews.com|Tanjungpinang Klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak Polsek Bintan Center bersama Tim Intel Korem 033/WP terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam dan dadu putar (cingkoko) di kawasan Km 15 Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang, menuai kontroversi. Kamis, 10 April 2025.

Penertiban yang dilakukan pada Selasa, 9 Maret 2025 pukul 15.00 WIB, disebut sebagai tindak lanjut dari pemberitaan media online www.kompassidik.online yang mengangkat isu masih beroperasinya lokasi perjudian tersebut. Namun, klarifikasi yang menyebut bahwa lokasi telah tutup selama satu bulan, serta tidak adanya keterlibatan oknum TNI, dianggap belum menjawab secara utuh fakta yang terjadi di lapangan.

Keterangan Pemilik vs Fakta Lapangan

Dalam keterangannya, Bapak Tombak Panjaitan mengaku sebagai pemilik lahan dan menyebut bahwa kegiatan sabung ayam maupun dadu putar sudah tidak lagi dilakukan. Bahkan, lokasi kini disebut sudah dialihfungsikan menjadi tempat daur ulang sampah (besi tua) dan warung kopi untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Commhoops 2026 : Turnamen Basket 3x3 Antar Pelajar SMA/SMK Berlangsung Meriah Dan Kompetitif

Namun, berdasarkan pantauan sejumlah pihak, termasuk warga yang enggan disebutkan namanya, pada Minggu, 6 April 2025 — hanya tiga hari sebelum pengecekan — lokasi tersebut justru tampak ramai, bahkan seperti tengah berlangsung kegiatan terorganisir yang tidak bisa dianggap sepele.

Warga Sekitar Terbelah, Nama AP Ikut Mencuat

Menariknya, dalam klarifikasi juga muncul nama warga sekitar seperti Bapak Sitorus yang menyatakan tidak pernah mendengar adanya aktivitas judi, apalagi keterlibatan oknum TNI. Namun, informasi lain di lapangan menyebut adanya figur berinisial AP yang disebut-sebut memiliki pengaruh dan kendali di lokasi tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru: benarkah Tombak Panjaitan pemilik tunggal, atau hanya figur yang “ditampilkan” ke publik?

Media Dituding Sebar Hoaks? Klarifikasi Polsek Dinilai Prematur

Yang menjadi perhatian besar adalah adanya kesan bahwa klarifikasi dari pihak Polsek Tanjungpinang Timur terkesan “menyerang balik” media yang pertama kali mengungkap isu ini, yakni www.kompassidik.online, dengan menyebut pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta.

Baca Juga :  Pemberitaan Tanpa Konfirmasi SPBU 24.351.137 Resah Beredarnya Berita Miring ( Hoaks ) 

Padahal, hingga saat ini belum ada pembuktian kuat yang menunjukkan bahwa laporan tersebut adalah hoaks. Justru yang muncul adalah kesan bahwa klarifikasi ini hanya sebatas pembelaan sepihak yang berisiko menutupi potensi pelanggaran lebih dalam.

Transparansi Dibutuhkan, Bukan Klarifikasi Sepihak

Sebagai bagian dari elemen kontrol sosial, media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi ke publik, tentu dengan landasan fakta. Namun ketika informasi yang disampaikan justru dibalas dengan tudingan tanpa transparansi penyelidikan, hal ini justru bisa mencederai prinsip demokrasi dan keterbukaan informasi publik.

Publik berhak tahu: benarkah aktivitas ilegal itu sudah berhenti? Apakah benar tidak ada keterlibatan oknum aparat? Dan apakah klarifikasi ini benar-benar berdasar, atau hanya formalitas untuk menenangkan situasi ?

Berita Terkait

Pers Natuna Diserang Akun Anonim, Tuduhan “Wartawan Abal-abal” Dinilai Ancaman Serius Kebebasan Pers
Dalam Rangka HPSN 2026, UPTD Wilayah 1 DLH Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Sehat
Krisis Air Bersih, Fauzi Harahap Kalapas Narkotika Tanjungpinang Bergerak Cepat Bersama BPBD dan PAM Tirta Kepri
SPBU 24.353.145 Di duga Pengawas Serta Operator Bekerjasama Dengan Para Pelangsir Dan Mafia BBM Bersubsidi 
Oknum TNI AD Bernama Reza Kirim Pesan Kasar lalu Blokir Nomor Wartawan
Bukti Pengakuan Pasar Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional Di Singapura
Anak Asli Bintan Bicara: Hentikan Galian C, Sebelum Alam Membalas
Dukung Bulan K3 Nasional, PT. Multi Prima Usahatama Mengadakan Acara Safety Day 2026 : Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:06 WIB

Pers Natuna Diserang Akun Anonim, Tuduhan “Wartawan Abal-abal” Dinilai Ancaman Serius Kebebasan Pers

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:21 WIB

Dalam Rangka HPSN 2026, UPTD Wilayah 1 DLH Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Sehat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:16 WIB

Krisis Air Bersih, Fauzi Harahap Kalapas Narkotika Tanjungpinang Bergerak Cepat Bersama BPBD dan PAM Tirta Kepri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:37 WIB

SPBU 24.353.145 Di duga Pengawas Serta Operator Bekerjasama Dengan Para Pelangsir Dan Mafia BBM Bersubsidi 

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:49 WIB

Oknum TNI AD Bernama Reza Kirim Pesan Kasar lalu Blokir Nomor Wartawan

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Kapolsek Bekasi Barat Pimpin Patroli Cegah Tawuran Remaja

Minggu, 15 Feb 2026 - 08:09 WIB