Dittipikor Bareskrim Usut Perkara Dugaan Suap Pengurusan DID Di Pemkot Balikpapan

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Direktorat Tindak Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri tengah mengusut dugaan suap terkait pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2018 di Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian sesuatu oleh penyelenggara negara pengurus DID adalah pengembangan kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kasus ini pengembangan perkara dari terpidana YP dan RS keduanya ASN di Kementerian Keuangan yang proses penyidikannya ditangani oleh KPK RI, yang kemudian pada 16 Agustus lalu menyerahkan penanganan perkara pihak pemberi suap terkait pengurusan DID kepada Dirtipidkor Bareskrim Polri,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1/2024).

Mengenai pelimpahan penanganan perkara pemberi suap dari KPK ke Polri kata Trunoyudo merupakan hal yang wajar dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. “Ini bentuk sinergitas antara KPK dan Polri khususnya dalam hal ini Direktorat Tindak Pidana Korupsi,” pungkas Trunoyudo.

Baca Juga :  Kesigapan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat, 28 Remaja Dan Sajam Diamankan Di Dua Lokasi Terpisah

Trunoyudo membeberkan bahwa kasus dugaan suap naik dari penyelidikan ke penyidikan pada 8 Januari 2024 lalu. Ia mengungkapkan pada Maret 2017 lalu, dimana RE selaku Walikota Balikpapan saat itu meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mencari cara untuk meningkatkan anggaran DID Kota Balikpapan untuk tahun 2018.

Akhirnya anak buah RE yaitu MM yang menjabat sebagai Kepala BPKAD meminta bantuan FI anggota BPK perwakilan Kaltim untuk meningkatkan anggaran DID. Akhirnya FI menghubungi YP yang merupakan ASN di Kemenkeu.

“Saudara YP akhirnya menghubungi RS yang juga ASN di Kemenkeu yang mengklaim bisa membantu mengurus dan mengarahkan agar Pemkot Balikpapan mengajukan surat usulan DID,” terang Trunoyudo.

Baca Juga :  Konferensi Pers Satuan Resnarkoba Polres Karimun Ungkap Tindak Pidana Narkoba 995,58 Gram Sabu Dan 31 Butir Pil Ekstasi

Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan Pemkot Balikpapan mengirimkan surat usulan DID untuk nantinya digunakan kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum yang saat itu Kadis PU nya dijabat oleh TA. “FI menyampaikan kepada TA bahwa Kota Balikpapan mendapatkan dana Rp26 miliar,” kata Truno.

Namun dalam pengurusan tersebut, ada permintaan fee dari YP dan RS sebesar 5 persen atau sekitar Rp1,36 miliar dari jumlah DID yang diberikan. Apabila tidak diberikan, maka DID tersebut akan diserahkan ke daerah lain.

Akhirnya TA mengiyakan permintaan fee yang diminta oleh YP dan RS melalui FI sebagai imbalan pengurusan DID. “Uang tersebut ditaruh ke dalam dua buku tabungan, yang kemudian buku tabungan dan kartu ATM beserta PIN diserahkan ke YP dan RS melalui FI,” bebernya.

M.Irsyad Salim

Berita Terkait

Polsek Cilincing Tangkap Pelaku Pengedaran Narkotika
Ditpolairud Polda Kepri Terbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Komplotan Pengirimam PMI Ilegal
Dari 14 Tahanan Kabur, 8 Tersangka Berhasil Ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat
Polsek Johar Baru Ungkap Lima Tindak Kriminal Dalam Satu Bulan
Kurang Dari 24 Jam, Polsek Kemayoran Berhasil Amankan Tiga Tersangka Pengeroyokkan Di Sumur Batu
Oknum Guru P3K Diduga Lakukan Asusila Ke Murid
Ungkap Komplotan Bahari, Polsek Tanjung Priok Sita Belasan Motor Hasil Curian
Hitungan Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Akibatkan Pengunjung Warung Meninggal Dunia Di Tangerang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:53 WIB

Polsek Cilincing Tangkap Pelaku Pengedaran Narkotika

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:13 WIB

Ditpolairud Polda Kepri Terbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Komplotan Pengirimam PMI Ilegal

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:43 WIB

Dari 14 Tahanan Kabur, 8 Tersangka Berhasil Ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:13 WIB

Polsek Johar Baru Ungkap Lima Tindak Kriminal Dalam Satu Bulan

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:53 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polsek Kemayoran Berhasil Amankan Tiga Tersangka Pengeroyokkan Di Sumur Batu

Selasa, 20 Februari 2024 - 12:14 WIB

Oknum Guru P3K Diduga Lakukan Asusila Ke Murid

Senin, 19 Februari 2024 - 15:07 WIB

Ungkap Komplotan Bahari, Polsek Tanjung Priok Sita Belasan Motor Hasil Curian

Senin, 19 Februari 2024 - 14:56 WIB

Hitungan Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Akibatkan Pengunjung Warung Meninggal Dunia Di Tangerang

Berita Terbaru