Abdullah Resmi Nahkodai Bapenda Kepri, Targetkan Pendapatan Daerah Lebih Tajam dan Efisien

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnama News|Tanjungpinang – Sosok Abdullah kini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri. Ia dilantik oleh Gubernur Ansar Ahmad pada 23 Mei 2025, menggantikan peran sebelumnya sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Kepri. 25 Juni 2025.

Masuk di tengah tekanan target pendapatan daerah dan rendahnya kepatuhan pajak kendaraan, Abdullah dituntut bergerak cepat. Tak pakai banyak basa-basi, ia langsung tancap gas lewat kerja sama lintas instansi.

Baca Juga :  Gebyar PWDPI EXPO Resmi Dibuka, Bazar UMKM dan Pasar Malam Meriahkan Tanjung Bintang  

> “Kami akan maksimalkan potensi pajak daerah, terutama sektor kendaraan bermotor dan air permukaan,” tegas Abdullah dalam salah satu pernyataan resminya.

Langkah awalnya terbilang konkret. Ia langsung menggandeng Jasa Raharja dan Ditlantas Polda Kepri untuk memperkuat sistem Samsat terpadu dan menindak para penunggak pajak. Digitalisasi layanan juga menjadi agenda prioritas di bawah komandonya.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Rotasi 10 Pejabat Strategis Pemprov Kepri, Endri Joko Satrio dan Ika Hasilah Isi Pos Kunci Birokrasi

Kepemimpinan Abdullah di Bapenda dinilai sebagai angin segar. Di saat beberapa sektor PAD stagnan, kehadirannya diharapkan mampu menajamkan arah dan mempercepat realisasi pendapatan.

Purnama News mencatat, tantangan utama Abdullah ke depan tak hanya soal capaian angka, tapi juga soal kepercayaan publik—terutama soal transparansi dan akurasi sistem perpajakan daerah.

 

 

Berita Terkait

Polda Kepri Lakukan Pengawasan dan Pengecekan Daycare di Kota Batam Guna Cegah Kekerasan Terhadap Anak
Riska Harisma, Rising Star Baru Industri Kreatif
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026 ‎
Kasino “Hollywood” Batam: Pertanyaan Besar yang Tertinggal Setelah Polda Kepri Bongkar Judol BOT
Jayakarta Institute Gelar Seminar Dialog Publik : Beyond The Classroom : Membangun Pendidikan Tinggi Yang Adaptif Dan Progresif
Ombudsman Kepri Pantau Pelayanan Publik di Lubuk Baja: Soroti Masalah Sampah hingga Potensi Longsor
Di Duga Penanganan Persalinan Puskesmas Bakauheni Ada Kelalaian atau Malpraktek Akibatkan Korban Harus di Operasi
Menyoal Arah Kebijakan Pendidikan Tinggi : Sudah Tepatkah Wacana Penutupan Program Studi?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:56 WIB

Polda Kepri Lakukan Pengawasan dan Pengecekan Daycare di Kota Batam Guna Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:46 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026 ‎

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kasino “Hollywood” Batam: Pertanyaan Besar yang Tertinggal Setelah Polda Kepri Bongkar Judol BOT

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:32 WIB

Jayakarta Institute Gelar Seminar Dialog Publik : Beyond The Classroom : Membangun Pendidikan Tinggi Yang Adaptif Dan Progresif

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ombudsman Kepri Pantau Pelayanan Publik di Lubuk Baja: Soroti Masalah Sampah hingga Potensi Longsor

Berita Terbaru