PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026.

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Nagan Raya – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai secara konkret oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Nagan Raya.

 

Melalui aksi sosial bertajuk kepedulian pendidikan, partai berlambang banteng ini membagikan sebanyak 1.600 lembar seragam sekolah untuk siswa tingkat SD dan SMP di seluruh wilayah kabupaten.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Nagan Raya, M. Fikra Dahana, yang menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar jargon politik.

 

“Sebagai partai yang peduli terhadap peningkatan pendidikan, kami berharap pembagian seragam ini bisa meringankan beban orang tua, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Fikra saat membuka tahap awal penyaluran bantuan.

 

Menyasar Siswa Kurang Mampu

 

Tahap pertama pembagian difokuskan pada dua sekolah di Nagan Raya, yakni:

 

SMP Negeri 1 Alue Bili: 150 lembar seragam

SMP Negeri 12 Serba Jadi: 108 lembar seragam

Total 258 seragam telah disalurkan pada tahap awal ini. Sisanya akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai sekolah lain di seluruh kabupaten, dengan prioritas siswa yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Proyek Sarana Irigasi Oleh Dinas Pertanian Di Desa Kubang Wungu Brebes Tidak Sesuai Ketentuan Dan Tidak Transparan

 

PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026. Aksi nyata sekaligus kritik arah anggaran pendidikan nasional. (Koran Aceh) Surat kabar

Program ini disambut antusias oleh para siswa dan orang tua. Bagi sebagian keluarga, biaya seragam sekolah masih menjadi beban tersendiri, terutama di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

 

Hardiknas Bukan Seremonial

 

Fikra menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, perlu ada aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar siswa.

 

“Hardiknas harus kita isi dengan langkah konkret. Pendidikan bukan hanya soal kurikulum atau gedung, tapi juga soal akses dan keadilan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, PDIP Nagan Raya ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk dalam hal kebutuhan dasar seperti pakaian sekolah.

 

Kritik Terhadap Arah Anggaran Pendidikan

 

Dalam kesempatan yang sama, Fikra juga menyampaikan keprihatinannya terhadap arah penggunaan anggaran pendidikan nasional, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Sinergi Kuat Jaga Kediri, 300 Personel dan Elemen Masyarakat Deklarasikan SABUK KAMTIBMAS

 

Menurutnya, meskipun program tersebut memiliki tujuan baik, namun perlu dikaji ulang agar tidak menggerus alokasi penting lainnya dalam sektor pendidikan.

 

“Kami prihatin jika anggaran pendidikan justru dialihkan ke program lain yang belum tentu langsung berdampak pada kualitas belajar. Pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama dalam arti yang sesungguhnya,” ujarnya.

 

Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan yang mulai muncul di berbagai daerah terkait keseimbangan kebijakan pendidikan nasional, terutama dalam memastikan bahwa program-program baru tidak mengorbankan kebutuhan dasar pendidikan seperti fasilitas, bantuan siswa, hingga kesejahteraan tenaga pengajar.

 

Harapan dan Komitmen

 

Melalui kegiatan ini, PDIP Nagan Raya berharap dapat menjadi bagian dari solusi atas persoalan pendidikan di daerah.

 

Tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga aksi langsung yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tutup Fikra.

 

Berita Terkait

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026
Bupati TRK Hadiri Kegiatan Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Meresmian Masjid AL HUDA MUHAMMADIYAH di Kecamatan Burneh Bangkalan
Situasi Aman Jadi Prioritas, Polres Kediri Kota Gelar Apel Siaga Hari Buruh
Sinergi TNI-Polri dan Pemkot, Patroli Skala Besar Amankan May Day di Kota Kediri
Viral Sidak Pasir Parit, Li Claudia Dinilai Gagah di Depan Rakyat Kecil, Publik Tantang: Berani Tidak Sidak Proyek Cut and Fill Besar ?
Bupati Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Akun – Akun Penyebar Fitnah Dilaporkan
Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan, Kapolres Bangkalan Pimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:54 WIB

PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:03 WIB

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:49 WIB

Bupati TRK Hadiri Kegiatan Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:53 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Meresmian Masjid AL HUDA MUHAMMADIYAH di Kecamatan Burneh Bangkalan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Situasi Aman Jadi Prioritas, Polres Kediri Kota Gelar Apel Siaga Hari Buruh

Berita Terbaru

Uncategorized

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:03 WIB