Dua Anak Sapi Resahkan Warga Gampong Jawa

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PurnamaNews.com  Aceh Timur

 

Kebijakan pembagian bantuan dua ekor anak sapi untuk Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, menuai keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai bantuan tersebut tidak proporsional dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 1.300 jiwa dan tersebar di lima dusun.

Saat dikonfirmasi media, M.Nasir Kepala Desa Gampong Jawa menyebutkan bahwa dua ekor anak sapi yang dibagikan justru memicu polemik di tengah masyarakat.
“Ini lembu yang dibagikan untuk Desa Gampong Jawa dua ekor anak lembu. Sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga :  Fadhlullah Minta Aksi Damai Aceh Ditunda, Fokus Kawal Proses Hukum Kasus Pengeroyokan di Polda

M. Nasir juga menyoroti kebijakan tersebut. Ia menilai pembagian dua ekor anak sapi untuk lima dusun berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.
“Lima dusun hanya dua anak sapi. Ini bisa menimbulkan polemik. Jangan sampai kebijakan seperti ini justru mengadu desa dengan masyarakat,” dan saya ngak berani potong ini jika dibagikan akan dikhawatirkan ribut karna sedikit dan ngak cukup untuk warga tegasnya.

Menurut informasi yang beredar, bahkan muncul wacana pemotongan sapi untuk dibagikan kepada lima dusun apabila ada warga yang bersedia menjadi koordinator, dengan biaya pemotongan akan ditanggung. Namun wacana tersebut dinilai bukan solusi yang bijak dan berpotensi memperkeruh suasana.

Baca Juga :  SAMSAT Kediri Kota Hadirkan Pelayanan Humanis, Cepat, dan Akuntabel

Sejumlah warga menduga kebijakan itu dapat memicu kesalahpahaman antara masyarakat dengan pemerintah desa. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar lebih bijak dan transparan dalam menyalurkan bantuan, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan sosial.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi bantuan agar tepat sasaran, adil, serta tidak menimbulkan persepsi adanya upaya adu domba di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat
Meriahkan HKG PKK ke-54 Tahun 2026, Lomba Sambung Lagu di Pendopo Amangkurat Tegal
“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan
Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah
Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya
3000 Lebih ASN Di Brebes Terendus Gunakan Aplikasi Absensi Ilegal, Bupati Brebes ” Ini Tindakan Korupsi”
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:09 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:23 WIB

Meriahkan HKG PKK ke-54 Tahun 2026, Lomba Sambung Lagu di Pendopo Amangkurat Tegal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:22 WIB

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah

Berita Terbaru