Mahasiswa PKM UTU Gelar “Meuseuraya” Pembersihan Rumah Korban Banjir di Jambak

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Aceh Barat – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang tengah mengikuti kegiatan PKM Mahasiswa Berdampak melaksanakan aksi sosial bertajuk “Meuseuraya” di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak bencana banjir Sumatera beberapa waktu lalu.

 

Kegiatan “Meuseuraya” tersebut turut melibatkan aparatur gampong dan masyarakat setempat yang bersama-sama bergotong royong membersihkan sisa lumpur, sampah, serta perabotan rumah tangga yang terdampak banjir. Suasana kebersamaan dan solidaritas tampak jelas dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut.

 

“Meuseuraya” merupakan kosakata dalam bahasa Aceh yang bermakna gotong royong. Tradisi ini menjadi salah satu upaya mengembalikan modal sosial masyarakat yang mulai memudar. Meuseuraya mengandung makna mengerjakan sesuatu secara bersama-sama, beramai-ramai, dan saling tolong-menolong berdasarkan kebutuhan bersama demi mencapai tujuan yang baik. Budaya ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh, baik dalam kegiatan kenduri, pemakaman, pertanian, maupun aktivitas sosial lainnya.

Baca Juga :  ‎Polemik TKD Bencana: YARA Tuding Kepala Bappeda Aceh "Tertidur Pulas" Saat Aceh Barat Diterjang Banjir

 

Ketua Tim Pengabdian Mahasiswa, Fauzan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan.

 

“Kami ingin kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui Meuseuraya ini, kami belajar langsung tentang pentingnya solidaritas dan kebersamaan. Ini bukan hanya tentang membersihkan rumah, tetapi juga tentang membangun kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Fauzan.

 

Dosen Pendamping Lapangan, Saiful Asra, M.Soc.Sc., didampingi dua dosen lainnya Aduwina Pakeh, M.Sc dan Maulidil Fajri, M.Si menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program PKM Mahasiswa Berdampak.

 

“Kegiatan ini sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta program, tetapi sebagai bagian dari solusi. Nilai Meuseuraya yang diangkat dalam kegiatan ini menjadi refleksi bahwa pembangunan sosial harus dimulai dari kebersamaan dan kepedulian,” jelasnya.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN. Eng.Dapat Undangan KPLB,Kabar Membanggakan Aceh Barat.

 

Sementara itu, Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian mahasiswa UTU terhadap warganya.

 

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian adik-adik mahasiswa. Kehadiran mereka sangat membantu warga kami yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir. Semangat Meuseuraya yang ditunjukkan hari ini menjadi contoh baik bagi generasi muda dan masyarakat,” ungkap Lainiadi.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UTU tidak hanya berkontribusi dalam pemulihan pascabencana, tetapi juga turut menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi fondasi kekuatan sosial masyarakat Aceh.

 

Berita Terkait

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat
Meriahkan HKG PKK ke-54 Tahun 2026, Lomba Sambung Lagu di Pendopo Amangkurat Tegal
“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan
Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah
Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya
3000 Lebih ASN Di Brebes Terendus Gunakan Aplikasi Absensi Ilegal, Bupati Brebes ” Ini Tindakan Korupsi”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:09 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:23 WIB

Meriahkan HKG PKK ke-54 Tahun 2026, Lomba Sambung Lagu di Pendopo Amangkurat Tegal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:22 WIB

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah

Berita Terbaru