Tragedi Kamis Sore, Enam Santri Jabal Qur’an Meninggal Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Bukit Jeddih

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | BANGKALAN – Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Jabal Qur’an di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, setelah enam santri ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di kubangan air bekas galian batu bata di kawasan Bukit Jeddih, Kamis (20/11) sore.

Peristiwa tragis itu terjadi saat para santri memanfaatkan waktu libur untuk beraktivitas di area perbukitan tak jauh dari lingkungan pesantren. Rutinitas olahraga memang biasa dilakukan setiap hari Kamis, dan sejumlah santri berada di bawah pengawasan guru, namun beberapa dari mereka diduga tetap mendekati area kubangan yang sudah dilarang untuk dikunjungi.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Mustofa atau Haji Mus, menjelaskan bahwa pihak pesantren sebenarnya telah berulang kali mengingatkan para santri agar tidak bermain di area berbahaya tersebut. Bahkan tanda larangan sudah dipasang, namun anak-anak tetap nekat memasuki lokasi.

Baca Juga :  KUD Wanasari Diusulkan Jadi Percontohan Nasional, Brebes Siap Jadi Motor Koperasi Merah Putih

Dari keterangan warga, sebelum kejadian beberapa santri terlihat bermain sambil menyelam di kubangan air yang kedalamannya tidak dapat diprediksi. Beberapa di antara mereka tidak kembali muncul ke permukaan, hingga teman-temannya panik ketika yang tersisa hanya sandal para korban.

Kejadian berlangsung cepat sekitar pukul 16.00 WIB. Pengurus pesantren bersama warga segera melakukan upaya evakuasi dan membawa para korban ke Puskesmas Jeddih. Namun tim medis memastikan bahwa seluruh korban tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga :  Bupati Tegal Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat

Kepala Puskesmas Jeddih, Purwanti, mengonfirmasi enam santri tiba dalam kondisi tak bernyawa dengan tanda-tanda kekurangan oksigen. Para korban diketahui berasal dari Sampang, Surabaya, Sidoarjo, dan Bangkalan.

Atas permintaan keluarga, autopsi tidak dilakukan, dan jenazah langsung dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan ambulans.

Pasca kejadian, pihak kepolisian bersama Koramil dan Wakapolres Bangkalan melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tragedi dan kemungkinan adanya unsur kelalaian.

 

Pewarta : Hari, Kabiro Kabupaten Bangkalan 

Berita Terkait

Arahan KDM Depok Wajib Miliki Taman Air Mancur, LPM Pondok Terong Klaim Lahan Dekat Setu Citayam Strategis
293 PNS Dilantik, Bupati Tegal Tekankan ASN Adaptif dan Berorientasi Pelayanan
IKA SMANDAWI 2026–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Alumni dan Aksi Sosial di Tegal
Dari Viral ke Penangkapan : Satreskrim Polres Kediri Kota Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembuat Video Asusila
Bangkalan Targetkan Pesilat Emas pada Porprov 2026
Jaga Stabilitas, Lapas Kediri dan Polres Kediri Kota Perkuat Kerja Sama
Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Tegal Jadi Percontohan Nasional DTSEN, Mensos Dorong Digitalisasi Bansos untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:43 WIB

Arahan KDM Depok Wajib Miliki Taman Air Mancur, LPM Pondok Terong Klaim Lahan Dekat Setu Citayam Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:33 WIB

293 PNS Dilantik, Bupati Tegal Tekankan ASN Adaptif dan Berorientasi Pelayanan

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:15 WIB

IKA SMANDAWI 2026–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Alumni dan Aksi Sosial di Tegal

Senin, 4 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dari Viral ke Penangkapan : Satreskrim Polres Kediri Kota Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembuat Video Asusila

Senin, 4 Mei 2026 - 20:11 WIB

Bangkalan Targetkan Pesilat Emas pada Porprov 2026

Berita Terbaru