“Gagal Dilayani Pakai BPJS, Nyawa Anak Melayang – Ombudsman Sidak: RS Harus Bertanggung Jawab!”

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penolakan Pasien BPJS Makan Korban! Ombudsman Desak RSUD Embung Fatimah Berbenah

Purnama News|Batam Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Embung Fatimah Batam pada 17 Juni 2025. Langkah ini diambil menyusul viralnya kasus penolakan pasien anak warga Sei Lekop yang hendak berobat menggunakan BPJS Kesehatan namun ditolak, dan akhirnya meninggal dunia beberapa jam setelah dipulangkan karena orangtuanya tak mampu membiayai pengobatan secara mandiri.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, didampingi Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, langsung menemui Wakil Direktur dan Dewan Pengawas RSUD untuk meminta penjelasan resmi atas kejadian tragis tersebut.

Baca Juga :  SDN 004 Pelangiran Kembangkan Sekolah Hijau, Tanam Puluhan Pohon Buah Libatkan Polisi dan Warga

Menurut Lagat, pihak RS telah menyampaikan penjelasan kepada keluarga korban di kantor rumah sakit pada 16 Juni, dan keesokan harinya mengunjungi kediaman keluarga sebagai bentuk empati. “Informasinya, pihak keluarga telah menerima dan memaafkan peristiwa ini,” ujar Lagat.

Meski demikian, Ombudsman menekankan perlunya evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang. “Ada kekakuan dalam penanganan di UGD, khususnya soal status kegawatdaruratan. Padahal, meski tak masuk kategori gawat darurat menurut Permenkes No. 47 Tahun 2018, pasien tetap seharusnya bisa dilayani menggunakan BPJS dengan pendekatan khusus agar klaim tetap bisa dibayarkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Anggaran MTQ Maros Disorot, Sekjen Aliansi Zona Merah Desak Panitia Gelar Konferensi Pers

Ia juga menekankan perlunya fleksibilitas dari rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Dalam waktu dekat, Ombudsman Kepri berencana menggelar pertemuan dengan BPJS dan fasilitas kesehatan lainnya untuk menyamakan persepsi terkait implementasi regulasi tersebut.

“Kami harap tidak ada lagi penolakan pasien. Setiap nyawa harus dihargai,” tambah Lagat.

Dalam pertemuan tersebut, Ombudsman turut menyampaikan sejumlah masukan, seperti keluhan tentang sikap paramedis yang dinilai kurang ramah serta saran perbaikan layanan IGD untuk pasien kecelakaan lalu lintas yang menggunakan Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan.

 

Berita Terkait

SIAPA BERANI TIMBUN BAKAU DOMPAK ? Proyek 1,8 Hektare Ini Bikin Publik Curiga Ada Orang Kuat
PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026
Bupati TRK Hadiri Kegiatan Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Meresmian Masjid AL HUDA MUHAMMADIYAH di Kecamatan Burneh Bangkalan
Situasi Aman Jadi Prioritas, Polres Kediri Kota Gelar Apel Siaga Hari Buruh
Sinergi TNI-Polri dan Pemkot, Patroli Skala Besar Amankan May Day di Kota Kediri
Dalih “Kawasan Hutan” Panen Tanpa Izin Berlanjut : AWNI Jambi Desak Kepastian Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:38 WIB

SIAPA BERANI TIMBUN BAKAU DOMPAK ? Proyek 1,8 Hektare Ini Bikin Publik Curiga Ada Orang Kuat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:54 WIB

PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:03 WIB

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:49 WIB

Bupati TRK Hadiri Kegiatan Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:53 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Meresmian Masjid AL HUDA MUHAMMADIYAH di Kecamatan Burneh Bangkalan

Berita Terbaru