3000 Lebih ASN Di Brebes Terendus Gunakan Aplikasi Absensi Ilegal, Bupati Brebes ” Ini Tindakan Korupsi”

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Signature: j+6wPYKrvhNm0koroecv0AQoWzEwq8zJXbw2mPz7bKsDoO7BZugcECwNJcfX1UWT50OlP9iZ3GHA9vGSEYB99E9UBh0BFU/yxChhz1l1GLRslvGXjbfpJh/Jp0omyRrv9lNLS/pY9/45ZxcSXbbuyJuVfeaCviOxLae/VesRaAgX8d2mxXKAOjcpb/71vrsPy9jNVTbPOgCEXHUAaVmD7YVWd5WZ9DpkZ9YC8hQhYhiGpilDKJE29fWrM0W+jCUjz1sIFVms8TAPHlZSML5K04aQGj+ZuGJkU8XCS7d5l8PfS9niPCzzR6+ulOR6KUcsRERIcgpbgiEk5s53VZYbQ6Wia4hIPuiGdF520elWW3QlxvlVshiZnIVWlolvne4/P8I7sjHF5p9E7LDMrSfKCIRyZ6MUKXdAYxjkz3V/o5B+CNdXAtin5aR4FZThVkW7E1B+I6anq2Jbb4rEVn+Q8xbyrRBNEI2YwJhJZ5DX9wawGImOzLEH35CwBngQy4XXtF+7HyLunxmtSI3VDlgRH0tUAi644rY25IH9zbyYMbeA/J8oGZb+eQtybQODgTtwhlAZZrzjjEqHLk/nBPJECA2IBP/EA5GNhw6cgSsUE64YfLmAVbf2/aPAhc+kub3LEO303zlvMaATnGZ9ZADA6B4QHCvKDRWTruaFmN1vI3jNm3gfeN6SllqzUzMpetflHcYgxyCzHLL17FV511keX/jWdp+3bSbV6WlKf9gFepekMhBgyWXGJjXXD1oP9zsOq6HvBNPJzwVypFlJOJD1C5drvLqjW4uCOZensZnXkAj3Bh+bdqKqmo5tjSUlXrOw3+aRo7dB9MbDAbnUvA8fKV3N4SnS26dI/KKiaDtBS9FxPo3OYoU3cd9vp+5KFLrekbtdgzeiMQqyVBCCaCLoXbS/VlF7FyVmhxXQ2InF6EdUsfcnwIVym5ddC3F1WUtZRk5MU49fgBU7nrQrt0hpwVdqnxUw8NPvrff8R0ujCGg=

Signature: j+6wPYKrvhNm0koroecv0AQoWzEwq8zJXbw2mPz7bKsDoO7BZugcECwNJcfX1UWT50OlP9iZ3GHA9vGSEYB99E9UBh0BFU/yxChhz1l1GLRslvGXjbfpJh/Jp0omyRrv9lNLS/pY9/45ZxcSXbbuyJuVfeaCviOxLae/VesRaAgX8d2mxXKAOjcpb/71vrsPy9jNVTbPOgCEXHUAaVmD7YVWd5WZ9DpkZ9YC8hQhYhiGpilDKJE29fWrM0W+jCUjz1sIFVms8TAPHlZSML5K04aQGj+ZuGJkU8XCS7d5l8PfS9niPCzzR6+ulOR6KUcsRERIcgpbgiEk5s53VZYbQ6Wia4hIPuiGdF520elWW3QlxvlVshiZnIVWlolvne4/P8I7sjHF5p9E7LDMrSfKCIRyZ6MUKXdAYxjkz3V/o5B+CNdXAtin5aR4FZThVkW7E1B+I6anq2Jbb4rEVn+Q8xbyrRBNEI2YwJhJZ5DX9wawGImOzLEH35CwBngQy4XXtF+7HyLunxmtSI3VDlgRH0tUAi644rY25IH9zbyYMbeA/J8oGZb+eQtybQODgTtwhlAZZrzjjEqHLk/nBPJECA2IBP/EA5GNhw6cgSsUE64YfLmAVbf2/aPAhc+kub3LEO303zlvMaATnGZ9ZADA6B4QHCvKDRWTruaFmN1vI3jNm3gfeN6SllqzUzMpetflHcYgxyCzHLL17FV511keX/jWdp+3bSbV6WlKf9gFepekMhBgyWXGJjXXD1oP9zsOq6HvBNPJzwVypFlJOJD1C5drvLqjW4uCOZensZnXkAj3Bh+bdqKqmo5tjSUlXrOw3+aRo7dB9MbDAbnUvA8fKV3N4SnS26dI/KKiaDtBS9FxPo3OYoU3cd9vp+5KFLrekbtdgzeiMQqyVBCCaCLoXbS/VlF7FyVmhxXQ2InF6EdUsfcnwIVym5ddC3F1WUtZRk5MU49fgBU7nrQrt0hpwVdqnxUw8NPvrff8R0ujCGg=

Purnamanews.com/ BREBES, JATENG –Sebanyak 3.000 lebih ASN terendus kedapatan menggunakan aplikasi presensi ilegal untuk absen dari jarak jauh. Banyaknya jumlah pengguna itu telah  diungkap Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. seusai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Pemkab Brebes, Sabtu (2/5).

Setelah di telusuri Tim BPKSDMD mengungkapkan sekitar 3.000 dari 17.800 ASN yang menjadi pengguna aplikasi itu. Dari jumlah itu, paling banyak adalah kalangan guru dan nakes. Dan juga terdapat juga beberapa pejabat yang menggunakan aplikasi itu.

‎”Hasil temuan sementara ada 3.000 ASN pengguna. Ada nakes dan juga beberapa pejabat. Paling banyak guru dan nakes,” kata Paramitha, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Polres Blitar Amankan Residivis Pembobol Tiga Gedung Sekolah

‎Bupati melanjutkan, jumlah ASN pengguna aplikasi absensi fiktif itu ditemukan setelah pihaknya mematikan server aplikasi absensi resmi. Saat dimatikan, para ASN curang pengguna aplikasi ini masih bisa melakukan absensi kehadiran. Saat itu diketahui ada ribuan ASN sebagai pengguna aplikasi tersebut.

<span;>‎”Kami menelusuri siapa yang bermain di aplikasi tersebut. Kami sudah menindaklanjuti. Dua hari kita matikan aplikasi resmi, dan ternyata masih ada absensi masuk. Dan kami dapat mengantongi nama-nama ASN mana yang menggunakan aplikasi ilegal tersebut,” ujar bupati Brebes.

Baca Juga :  Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung Kostiana: Hari Kartini Momentum Penguatan Peran Perempuan

‎Dari kejadian ini, Bupati segera melakukan rapat untuk membahas sanksi tegas kepada para ASN yang berbuat curang melalui aplikasi ini. Dia menyebut, penggunaan aplikasi untuk absen masuk kategori tindakan korupsi.

‎”Ini adalah korupsi, karena mereka tidak berangkat, mungkin di jam kerja yang seenaknya mereka hadir. Tapi tunjangan dihitung dengan full. Itu korupsi juga,” tegas mantan anggota DPR itu.

‎Menyinggung soal penjual aplikasi, Paramitha sudah mengantongi datanya. Untuk itu, pihaknya sudah melaporkan pemilik rekening penjual aplikasi absensi illegal kepada Polres Brebes agar segera ditindaklanjuti. ***

Berita Terkait

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan
Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah
Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya
Geledah Kantor DP3AKB, Satreskrim Polres Aceh Barat Dalami Dugaan Korupsi Dana BOKB
Ahli Bpkp Jpu Tampak Gugup di Sidang Tipikor Kpu Karimun, Penasihat Hukum: Pengembalian Dana Saja Tak Kuasai ?
Saat Imigrasi Batam dan Insan Pers Duduk Semeja: Merawat Kepercayaan Publik di Era Banjir Informasi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:22 WIB

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:17 WIB

Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:59 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya

Berita Terbaru