Pemetaan LiDAR Berbasis Drone untuk Perkebunan Sawit Skala Besar

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemetaan lahan di perkebunan kelapa sawit skala besar menghadapi tantangan teknis yang tidak bisa diselesaikan dengan foto udara konvensional. Kanopi sawit dewasa menutup permukaan tanah dari sensor kamera, sehingga data terrain yang dihasilkan hanya merekam pucuk pohon, bukan kondisi tanah yang sebenarnya.

DJI Zenmuse L3 hadir sebagai sensor LiDAR untuk survei dan pemetaan dari platform drone enterprise. Berbeda dari kamera, Zenmuse L3 menembakkan laser pulse pada frekuensi 350 kHz dan merekam multiple return per pulse, termasuk sinyal yang menembus celah antar pelepah sawit hingga menyentuh permukaan tanah di bawahnya.

Dikembangkan oleh DJI Enterprise, Zenmuse L3 menggabungkan sistem pemindaian laser beresolusi tinggi dengan koreksi IMU terintegrasi. Sensor ini menghasilkan point cloud 3D yang merepresentasikan kondisi terrain secara akurat, dari lapisan kanopi hingga permukaan bare-earth, dalam satu penerbangan.

Baca Juga :  Lintasarta Dorong Keamanan Siber sebagai Strategi Inti Ketahanan Perbankan di Era Digital melalui CxO Forum 2026

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Zenmuse L3 sebagai bagian dari solusi LiDAR survey untuk kebutuhan pemetaan di sektor perkebunan, pertambangan, dan kehutanan. Sistem ini dioperasikan menggunakan drone DJI Matrice 400 dengan DJI D-RTK 3 sebagai ground station untuk koreksi GNSS differential secara real-time, serta pemrosesan point cloud menggunakan Terrasolid.

“Zenmuse L3 berhasil memetakan 1.306 hektar di lahan produksi aktif dalam 138 menit waktu terbang efektif, dengan akurasi horizontal dan vertikal 4 cm. Data yang dihasilkan langsung siap digunakan untuk analisis drainase dan pemetaan kontur,” ujar Halo Robotics.

Output LiDAR survey mencakup tiga file survey-grade:

1. Point Cloud (.las) untuk data 3D lengkap dari kanopi hingga tanah

Baca Juga :  Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

2. Digital Surface Model (.tif) untuk elevasi permukaan termasuk vegetasi

3. Digital Terrain Model (.tif) untuk elevasi bare-earth yang digunakan dalam analisis drainase dan pemetaan kontur.

Seluruh file sudah ter-georeferensi dan kompatibel langsung dengan workflow GIS standar.

Penggunaan LiDAR drone seperti DJI Zenmuse L3 menunjukkan cara industri perkebunan mengelola data terrain skala besar secara lebih terukur. Data bare-earth dengan akurasi centimeter membuka peluang bagi pengelola kebun untuk mengambil keputusan operasional berbasis data, dari perencanaan drainase hingga monitoring topografi jangka panjang, tanpa bergantung pada metode survei konvensional yang membutuhkan waktu lebih lama.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Maksimalkan “Sandwich Days” Lebih Hemat Bersama Akulaku PayLater dan Agoda
KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza
Voices of Tomorrow Special Session Bahas Gejolak Timur Tengah dan Tantangan Jurnalisme Global
India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026
Pengguna Jasa KA di Wilayah KAI Daop 2 Bandung Januari–April 2026 Tembus 1,7 Juta Pelanggan, Naik 9,42 Persen
Kemitraan Strategis Siloam Hospitals Mampang dan Agewell untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan dan Kualitas Hidup Lanjut Usia
Potensi Profit dengan Pin Bar: Memanfaatkan Pola Candlestick
Tips Menyiapkan Pensiun Sejak Dini, Hidup Tenang di Masa Tua
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB

Maksimalkan “Sandwich Days” Lebih Hemat Bersama Akulaku PayLater dan Agoda

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58 WIB

KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:52 WIB

Voices of Tomorrow Special Session Bahas Gejolak Timur Tengah dan Tantangan Jurnalisme Global

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:29 WIB

India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:10 WIB

Pengguna Jasa KA di Wilayah KAI Daop 2 Bandung Januari–April 2026 Tembus 1,7 Juta Pelanggan, Naik 9,42 Persen

Berita Terbaru