Purnamanews – Tegal — Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali terasa relevan dalam peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Tegal. Tak sekadar seremoni, momentum ini menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi pihak-pihak yang aktif memperjuangkan kesetaraan gender.
Salah satu yang menonjol adalah Relawan Peduli Pendidikan Perempuan, Ibu, dan Anak (RPPPIA) yang berhasil meraih penghargaan Gender Championship. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara di Pendopo Amangkurat, Selasa (28/4/2026), yang dihadiri unsur pemerintah, komunitas, akademisi, hingga pelajar.
RPPPIA dinilai konsisten dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam isu pendidikan perempuan dan perlindungan anak. Para relawan aktif turun ke desa, memberikan edukasi, serta mendampingi kasus-kasus yang menyangkut perempuan dan anak dengan pendekatan humanis.
Perwakilan RPPPIA, Pangestuningsih, menyebut penghargaan ini sebagai amanah. “Ini bukan akhir, tapi pengingat bahwa masih banyak perempuan dan anak yang membutuhkan pendampingan,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan sumber daya dan rendahnya kesadaran masyarakat, RPPPIA tetap bergerak dengan semangat menghadirkan perubahan yang lebih adil dan inklusif.
Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas P3AP2KB menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani isu perempuan dan anak, seperti kekerasan, pernikahan dini, dan kesenjangan pendidikan.
Peringatan Hari Kartini tahun ini juga semakin semarak dengan Lomba Fashion Show Daur Ulang Sampah yang digagas RPPPIA. Kegiatan ini memadukan kreativitas dan edukasi lingkungan, dengan peserta dari berbagai kalangan yang menampilkan busana berbahan limbah.
Antusiasme tinggi peserta menunjukkan bahwa pendekatan kreatif mampu menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan kepedulian lingkungan.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal penguatan gerakan sosial yang lebih luas. Penghargaan yang diraih RPPPIA menjadi bukti bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Semangat Kartini hari ini tidak hanya hidup dalam gagasan, tetapi nyata dalam aksi—hadir, mendampingi, dan memperjuangkan kesetaraan bagi semua.
Faerus/Red













