Sambut Meugang, Kapolres Aceh Barat Salurkan Daging kepada Personel dan Berbagai Elemen Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Aceh Barat – Menyambut tradisi Meugang yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh, Polres Aceh Barat menyalurkan bantuan daging kepada personel kepolisian serta berbagai elemen masyarakat di wilayah tersebut. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari agenda rutin menjelang bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian.

 

Penyaluran daging Meugang tersebut diberikan kepada personel aktif Polres Aceh Barat, para purnawirawan, warakauri, anak yatim, nelayan, serta insan pers. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan semangat solidaritas yang menjadi ruh dari tradisi Meugang di Aceh.

 

Kapolres Aceh Barat, Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud komitmen Polres Aceh Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

 

Menurutnya, tradisi Meugang bukan sekadar budaya membeli dan mengonsumsi daging menjelang hari besar keagamaan, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam. Meugang menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan perhatian.

Baca Juga :  Razia Gabungan di Lapas Batam, Aparat Sisir Blok Hunian

 

“Momentum Meugang ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan mempererat silaturahmi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh keluarga besar Polres Aceh Barat, termasuk para purnawirawan dan warakauri yang telah berjasa, serta masyarakat seperti anak yatim dan nelayan, dapat merasakan kebahagiaan menjelang Ramadan,” ujar Yhogi dalam keterangannya.

 

Ia menambahkan bahwa pemberian bantuan kepada purnawirawan dan warakauri merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di institusi Polri. Sementara kepada anak yatim dan nelayan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan serta membawa kebahagiaan di tengah persiapan menyambut bulan suci.

 

Kapolres juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak hanya ditentukan oleh penegakan hukum semata, tetapi juga oleh kuatnya ikatan sosial dan komunikasi yang baik antar elemen masyarakat.

 

“Polri harus hadir secara humanis. Kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami berharap semangat berbagi ini semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di Aceh Barat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolrestabes dan Kapolsek Medan Tungtungan Tidak Berkutik Dibuat Bandar Judi Mesin Tembak Ikan Ikan Munek Merek AW, Kapolda Sumut Diminta Ambil Tindakan Tegas

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Meugang sebagai refleksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga profesionalisme, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadan agar suasana ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan damai.

 

Di akhir keterangannya, Kapolres Aceh Barat menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan kepada seluruh masyarakat Aceh Barat. Ia berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Tradisi Meugang sendiri telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, dilaksanakan menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha sebagai simbol rasa syukur serta momentum mempererat hubungan antarsesama. Melalui kegiatan berbagi tersebut, Polres Aceh Barat berharap nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam membangun daerah yang aman, damai, dan harmonis.

 

Berita Terkait

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan
Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah
Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya
3000 Lebih ASN Di Brebes Terendus Gunakan Aplikasi Absensi Ilegal, Bupati Brebes ” Ini Tindakan Korupsi”
Geledah Kantor DP3AKB, Satreskrim Polres Aceh Barat Dalami Dugaan Korupsi Dana BOKB
Ahli Bpkp Jpu Tampak Gugup di Sidang Tipikor Kpu Karimun, Penasihat Hukum: Pengembalian Dana Saja Tak Kuasai ?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:22 WIB

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Lantik Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Siap Songsong PKA dan Lestarikan Budaya Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:17 WIB

Kicau Mania” Jadi Gerakan Satlantas Wajo Wujudkan Budaya Berkendara Aman

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:59 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh,ini Temuanya

Berita Terbaru