Ini Pesan Kadisdik, Mutasi Kepsek SMP Negeri: Sekolah Hadir sebagai Garda Terdepan Penyelesaian Masalah Akses Pendidikan

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | KEDIRI – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mulai menata ulang kepemimpinan sekolah menengah pertama negeri melalui Rapat Koordinasi Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Kediri tentang mutasi Kepala Sekolah SMP Negeri Tahun 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat penyegaran manajemen pendidikan sekaligus penguatan tanggung jawab sekolah terhadap persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Rapat yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd, jajaran pejabat struktural, serta seluruh kepala SMP Negeri se-Kabupaten Kediri tersebut tidak sekadar bersifat seremonial. Forum ini menjadi ruang penegasan arah kebijakan, terutama dalam memastikan sekolah hadir sebagai garda terdepan penyelesaian masalah akses pendidikan.

Baca Juga :  Syawalan 1447 H, DWP Brebes Semarakkan Halal Bihalal dengan Bazar UMKM di Pendopo

Dalam arahannya, Dr. Mokhamat Muhsin secara tegas menyoroti masih ditemukannya anak usia sekolah yang belum terjangkau layanan pendidikan. Ia meminta kepala sekolah dan guru tidak bersikap pasif serta menghapus sekat antar satuan pendidikan dalam menangani ATS.

“Sekolah tidak boleh hanya menunggu siswa datang. Guru dan kepala sekolah harus peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Penanganan ATS membutuhkan kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Tegal Dorong GP Ansor Hadirkan Program Inovatif dan Berdampak Nyata

Penyerahan SK mutasi kepala sekolah pada kesempatan tersebut menjadi bagian dari strategi evaluasi kinerja dan penyegaran kepemimpinan. Mutasi diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menghadirkan kepala sekolah yang adaptif, responsif terhadap persoalan lapangan, serta berorientasi pada pelayanan pendidikan yang merata.

Melalui langkah ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pendidikan, menekan angka ATS, dan mendorong setiap satuan pendidikan berperan aktif dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.

 

Pewarta : Hernowo

Berita Terkait

Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi
PERJOSI Disambut Hangat di Maros, Wabup Buka Ruang Sinergi, Pers Diharapkan Jadi Mitra Edukasi dan Kontrol Sosial
Biaya PTSL Kota Depok Cukup Terjangkau Hanya Rp150.000, Daftarkan Segera
DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla
Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Pengurus PPP Depok Siap Lawan Keputusan DPP
Bupati Tegal Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 00:56 WIB

Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi

Jumat, 24 April 2026 - 04:13 WIB

PERJOSI Disambut Hangat di Maros, Wabup Buka Ruang Sinergi, Pers Diharapkan Jadi Mitra Edukasi dan Kontrol Sosial

Kamis, 23 April 2026 - 23:04 WIB

Biaya PTSL Kota Depok Cukup Terjangkau Hanya Rp150.000, Daftarkan Segera

Kamis, 23 April 2026 - 07:32 WIB

DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla

Rabu, 22 April 2026 - 13:30 WIB

Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam

Berita Terbaru