Purnamanews.com|Batam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaksanakan tes urine terhadap 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak, Jumat (12/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan Program Rehabilitasi Narkoba Tahun 2025.
Tes urine dilaksanakan oleh tim medis Lapas Batam dengan dukungan petugas pengamanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan sesuai prosedur, meliputi pendataan peserta, pemberian arahan, serta pengambilan sampel urine secara transparan dan akuntabel. Pemeriksaan ini menjadi sarana evaluasi untuk memastikan program rehabilitasi berjalan efektif dan berkesinambungan.
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi, menyampaikan bahwa pengawasan dan evaluasi merupakan bagian penting dalam keberhasilan rehabilitasi narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Tes urine, menurutnya, berfungsi sebagai langkah pengendalian sekaligus penegasan komitmen terhadap pelaksanaan pembinaan yang disiplin dan terukur.
Melalui kegiatan ini, Lapas Batam menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Program rehabilitasi narkoba akan terus diperkuat melalui pendekatan profesional dan berkelanjutan, guna mendukung proses pembinaan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat secara sehat dan produktif.







