PURNAMA NEWS.COM |BANGKALAN – Sebuah video berdurasi 41 detik yang merupakan rekaman CCTV milik warga beredar luas di sejumlah grup WhatsApp sejak Sabtu (13/12/2025) pagi. Dalam video tersebut terlihat tiga pria berlari sambil berteriak “maling”.
Beberapa detik kemudian, dua pria tampak mundur, sementara satu pria berjalan maju hingga terdengar letupan suara yang diduga berasal dari senjata api.
Informasi awal yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa peristiwa dalam rekaman CCTV itu terjadi di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Dari kejadian tersebut, dikabarkan satu orang meninggal dunia.
Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro, membenarkan bahwa peristiwa dalam rekaman CCTV tersebut terjadi di lingkungan permukiman warga Desa Kapor, Kecamatan Burneh, saat anggota Satreskrim Polres Bangkalan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pencurian hewan (curwan).
“Peristiwa itu terjadi Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga Sabtu dini hari. Sebanyak sembilan anggota Satreskrim membuntuti tiga pelaku yang menggunakan mobil jenis Carry. Salah satu pelaku merupakan residivis berinisial A, yang sebelumnya pernah diamankan pada tahun 2020 dalam kasus pencurian dengan kekerasan,” ungkap Kapolres.
Dalam proses penangkapan, tersangka A melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, salah satu anggota Satreskrim Polres Bangkalan berinisial KM berpangkat Briptu mengalami luka sabetan di bagian perut depan kanan dan pinggang belakang kiri, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Memang sempat terjadi duel antara pelaku dan anggota kami. Pelaku juga mengalami luka di bagian tangannya. Meski anggota sudah melepaskan tembakan peringatan, pelaku tetap melakukan perlawanan, sehingga anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki,” tegas Hendro.
Namun, meski telah ditembak, pelaku masih berupaya melawan hingga akhirnya lemas. Petugas kemudian segera mengamankan dan membawa pelaku ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, satu rekan pelaku berinisial Z berhasil diamankan, sedangkan satu pelaku lainnya berinisial S melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. (**Hari )







