Kabag Ops Polres Kediri Kota Jadi Narasumber dalam Podcast KPU Bertajuk ‘ Mengupas Persiapan Pemilu dan Strategi Pengamanan Polri ‘

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | KEDIRI KOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar podcast bertajuk “ Mengupas Persiapan Pemilu dan Strategi Pengamanan Polri “, pada Rabu 03 Desembeer 2025, sebagai ruang reflektif untuk menelaah pengalaman saat pelaksanaan Pemilu 2024 lalu sekaligus merumuskan pembelajaran untuk penyelenggaraan Pemilu 2029 mendatang. Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai itu menghadirkan Kabag Ops Polres Kediri Kota Polda Jatim, Kompol Iwan Setyo Budhi, sebagai narasumber, dan dipandu oleh Amrullah, Staf Subbag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kota Kediri.

Dalam dialog interaktif tersebut, Kompol Iwan menyampaikan pengalaman institusi Polri dalam mengawal keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024. Pada kesempatan itu, Ia menyebutkan bahwa dinamika pengamanan bukan hanya soal penempatan personel, tetapi juga bagaimana Polri harus cepat beradaptasi terhadap perubahan situasi di lapangan. “ Setiap tahapan pemilu memiliki tantangan tersendiri. Ada suka dan duka yang kami hadapi, namun seluruh kendala dapat kami selesaikan melalui koordinasi, kesiapan, dan disiplin SOP di tubuh Polri,” ujar Kompol Iwan, Rabu ( 03/12)

Kompol Iwan menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 secara umum berlangsung kondusif, berkat sinergi antara penyelenggara, TNI Polri, dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi kunci utama dalam memastikan personel di lapangan bekerja secara profesional, proporsional, dan sesuai koridor hukum. “SOP bukan sekadar pedoman teknis, namun ia adalah batas etik dan operasional agar setiap anggota memahami perannya dalam menjaga marwah proses demokrasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Bobrok ? Rokok Ilegal RAVE Merajalela, Mafia Seolah Tak Tersentuh

Dalam kesempatan tersebut, isu netralitas Polri kembali menjadi sorotan. Kompol Iwan menegaskan bahwa netralitas adalah prinsip fundamental yang harus dijaga oleh seluruh anggota Polri. “ Netralitas Polri merupakan harga mati. Kami mengawal proses pemilu tanpa keberpihakan, tanpa intervensi, dan tanpa kompromi,” katanya.

Di pihak lain, sebagai host, Amrullah menyoroti pentingnya refleksi dan evaluasi lintas institusi menjelang Pemilu 2029 nanti. Menurutnya, pengalaman Pemilu 2024 menjadi salah satu pijakan strategis untuk memperbaiki aspek teknis maupun pengamanan di masa mendatang. “ Kesiapan penyelenggara harus berjalan seiring dengan kesiapan aparat keamanan. Dari refleksi ini kita belajar apa yang perlu dipertahankan dan apa yang harus ditingkatkan,” ujarnya.

Podcast ini menjadi ruang diskusi yang memadukan perspektif penyelenggara pemilu dan aparat keamanan ( TNI Polri – Red ), sehingga memberikan gambaran utuh mengenai tantangan, capaian, serta arah strategi pengamanan menuju Pemilu 2029 nanti.

Baca Juga :  Polsek Pesantren Gelar Pisah Kenal Kanit Binmas

Dalam dialog interaktif tersebut, Kompol Iwan menegaskan bahwa pengamanan Pemilu tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, tetapi juga pada perencanaan matang dan koordinasi lintas sektor. “Pengamanan bukan sekadar menurunkan pasukan. Ini adalah proses menyeluruh yang mencakup mitigasi potensi kerawanan, pengawasan distribusi logistik, hingga penguatan sinergi dengan penyelenggara Pemilu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Polres Kediri Kota sejak jauh hari telah melakukan pemetaan kerawanan di tiap TPS berdasarkan karakteristik wilayah, tingkat partisipasi pemilih, serta rekam jejak situasi kamtibmas pada pemilu sebelumnya. “ Pemetaan ini menjadi dasar penyusunan pola pengamanan agar distribusi personel tepat dan efektif,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kompol Iwan juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat untuk menjaga kondusivitas ruang digital. Menurutnya, potensi penyebaran hoaks dan ujaran provokatif masih menjadi salah satu tantangan terbesar. “Polri bersama KPU dan pemangku kepentingan lain terus melakukan literasi digital guna meminimalisasi potensi konflik yang bersumber dari informasi palsu,” pungkasnya.

 

Pewarta/ Jurnalis : Hernowo

Penulis : Hernowo

Berita Terkait

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama
Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu
Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya
Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 
Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Simpang Muning Kediri Kota
Satlantas Polres Kediri Kota Tetapkan Sopir Bus Harapan Jaya Sebagai Tersangka Kecelakaan Beruntun di Muning
Satlantas Polres Kediri Kota dan Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemetaan Blackspot dan Troublespot
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:49 WIB

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:31 WIB

Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:59 WIB

Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.

Berita Terbaru