Warga Tanjung Buntung Bangkit: Tolak Pembangunan TPST di Tengah Permukiman

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews|Batam Suara penolakan keras menggema dari warga RW 01 Kampung Tua Tanjung Buntung. Mereka turun ke jalan membawa spanduk besar bertuliskan penolakan terhadap rencana pembangunan kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan padat penduduk itu. Jumat, 07 November 2025.

Warga menilai proyek tersebut tidak memiliki kajian lingkungan yang jelas dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan akibat tumpukan sampah dan bau menyengat di sekitar pemukiman. Mereka menegaskan tidak akan tinggal diam bila pemerintah memaksakan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah itu di wilayah mereka.

Baca Juga :  Ketika Laporan Mengalahkan Bukti dan Narasi Menghukum Lebih Cepat dari Hukum

“Kami bukan menolak pembangunan, tapi kami menolak lokasi yang tidak tepat. Ini kawasan hunian, bukan tempat sampah,” teriak salah satu perwakilan warga dengan nada geram.

Penolakan ini menunjukkan minimnya komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Proyek TPST yang seharusnya membawa manfaat justru memicu keresahan. Warga mendesak agar pemerintah mencabut izin lokasi dan memindahkan pembangunan ke area yang sesuai peruntukan.

Baca Juga :  Melalui SPBUN–SGN, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Sampai berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi. Namun tekanan publik dari Tanjung Buntung semakin menguat, menandakan konflik kepentingan antara kebutuhan fasilitas publik dan hak warga atas lingkungan sehat sedang memuncak di Batam.

Berita Terkait

Diduga Terjadi Kebakaran limbah sabut kelapa Yang Di kelola ko Santo ,Membuat masyarakat Resa Dan kawatir ,Serta Izin Di Pertanyakan 
Camat Wawaykarya Preseden Buruk : H.Samsul Bahri S.H Bagi Keterbukaan Informasi Publik Ketika Dikonfirmasi Malah Intimidasi Wartawan.
Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus
Kapolsek Gunungkencana Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Longsor
Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Silaturahmi Ke Pemilik Rongsok di Cijoro Bendungan
Haedar Nashir Nilai Wacana Polri Dibawah Kementerian Tak Relevan Dengan Semangat Reformasi
Sinergi TNI–Polri, Wakil Panglima TNI Tinjau Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang
Kodim 0602/Serang Siapkan TMMD 127, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:08 WIB

Diduga Terjadi Kebakaran limbah sabut kelapa Yang Di kelola ko Santo ,Membuat masyarakat Resa Dan kawatir ,Serta Izin Di Pertanyakan 

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:51 WIB

Camat Wawaykarya Preseden Buruk : H.Samsul Bahri S.H Bagi Keterbukaan Informasi Publik Ketika Dikonfirmasi Malah Intimidasi Wartawan.

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:33 WIB

Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:21 WIB

Kapolsek Gunungkencana Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:11 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Silaturahmi Ke Pemilik Rongsok di Cijoro Bendungan

Berita Terbaru