Jangan Biarkan Marwah Jurnalistik Tercoreng oleh Sesama Wartawan

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnama News – Dunia jurnalistik kembali dihadapkan pada kenyataan pahit: sesama wartawan saling menjatuhkan, bahkan tak segan melakukan pembunuhan karakter terhadap rekan seprofesi. Fenomena ini kian marak dan mencoreng wajah pers yang seharusnya menjadi penjaga kebenaran dan suara publik. Selasa, 22/04/2025.

Di tengah derasnya arus informasi dan ketatnya persaingan antar media, sebagian oknum memilih menyerang pribadi ketimbang menyajikan karya jurnalistik yang berkualitas. Kritik yang semestinya membangun, berubah menjadi senjata untuk merusak reputasi.

Baca Juga :  Kejati Kepri Perkuat Sinergi Hukum dengan BPN dan Kemenag, Fokus Amankan Tanah Wakaf dan Aset Keagamaan

Etika jurnalistik, yang selama ini menjadi fondasi profesi wartawan, kian tergerus oleh ego, kepentingan, dan persaingan tidak sehat. Padahal, wartawan sejatinya satu tubuh: berdiri bersama untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap media.

“Kalau wartawan sendiri tak bisa saling menghargai, lalu siapa lagi yang akan menjaga martabat profesi ini?” ungkap seorang jurnalis senior yang prihatin dengan kondisi tersebut.

Baca Juga :  Polri Gelar Esports Day 5 Di Dukuhwaru Dan Talang Untuk Wadah Kreativitas Generasi Muda

Jangan biarkan marwah jurnalistik tercoreng. Sudah waktunya seluruh insan pers kembali pada komitmen dasar: menyampaikan kebenaran, menjunjung etika, dan menjaga kehormatan profesi. Karena ketika wartawan saling menghancurkan, yang hancur bukan hanya individu—tapi kepercayaan masyarakat terhadap media secara keseluruhan.

 

 

Berita Terkait

Dalih “Kawasan Hutan” Panen Tanpa Izin Berlanjut : AWNI Jambi Desak Kepastian Hukum
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Diduga Cemari Udara, Aktivitas Cerobong PT Bina Karya Prima (BKP) di Kaliabang Tengah, Kota Bekasi Disorot
Skandal Tender Rp472 Miliar Polder Kamal Menguat, 50 Peserta Gugur Massal, Satu BUMN Melenggang Tanpa Perlawanan
Tender Rp10,2 Miliar GOR Kota Bekasi Disorot, Indikasi “Pengondisian” Menguat
Tender Rp.18,2 Miliar Polder Jatirasa Disorot Keras : Peserta 38, Lolos 1
1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah Dan Persatuan Papua Dalam NKRI
IKAFEB UNAND Gelar Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND Di Jakarta Pusat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:37 WIB

Dalih “Kawasan Hutan” Panen Tanpa Izin Berlanjut : AWNI Jambi Desak Kepastian Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:33 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Selasa, 28 April 2026 - 10:03 WIB

Diduga Cemari Udara, Aktivitas Cerobong PT Bina Karya Prima (BKP) di Kaliabang Tengah, Kota Bekasi Disorot

Selasa, 28 April 2026 - 08:06 WIB

Skandal Tender Rp472 Miliar Polder Kamal Menguat, 50 Peserta Gugur Massal, Satu BUMN Melenggang Tanpa Perlawanan

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

Tender Rp10,2 Miliar GOR Kota Bekasi Disorot, Indikasi “Pengondisian” Menguat

Berita Terbaru