Kapolres Kediri Kota Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Kota Kediri

- Jurnalis

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com | Kediri Kota – Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menghadiri pemusnahkan barang bukti tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht di Kejaksaan Negeri Kota Kediri, pada Selasa (17/9/2024) siang.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji mengapresiasi kegiatan ini dan rekan rekan stakeholder terkait, baik dari Pengadilan, BNN dan dari Dinas Kesehatan untuk sama – sama melaksanakan regulasi pemusnahan barang bukti sehingga seluruh aktivitas kegiatan dalam rangka Criminal Justice System tuntas tanpa ada ekses dan tertib sesuai SOP

Dalam pemusnahan ini, barang bukti yang mendominasi adalah narkoba, termasuk sabu dan ratusan ribu pil dobel L. Selain itu, barang bukti lainnya yang dimusnahkan meliputi berbagai jenis ponsel dan senjata tajam.

Baca Juga :  Tambang Pasir Ilegal Di Beking Oleh Oknum Wartawan

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andi Mirnawaty, menjelaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas sesuai dengan Pasal 270 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang mengamanatkan kejaksaan sebagai eksekutor penyelesaian perkara.

“Pemusnahan ini mencakup perkara yang telah diputus dan inkracht dari bulan Mei hingga September,” ungkap Mirnawaty.

Mirnawaty menambahkan bahwa nilai total barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini mencapai lebih dari 200 juta rupiah.

Baca Juga :  DLHK Kota Depok Susun SOP Khusus di TPA Cipayung, Penanganan Dampak El Nino Godzilla

“Barang bukti yang paling banyak adalah narkoba, dengan total nilai nominal di atas 200 juta rupiah,” imbuhnya.

Dalam setahun, Kejaksaan Negeri Kota Kediri biasanya melaksanakan pemusnahan barang bukti sebanyak tiga kali. Namun, jika gudang barang bukti sudah penuh, pemusnahan dilakukan lebih sering untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tahun ini, kami berusaha melaksanakan pemusnahan sebanyak lima kali karena kami mengantisipasi jika barang bukti sudah terlalu banyak di gudang,” tambah Mirnawaty. (**her )

Berita Terkait

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”
Bupati Sampang Lepas 618 Jemaah Haji, Suasana Haru Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan
Mengaku Jadi Tumbal Tagihan Rp30 Juta, Karyawan Amartha Alami Tekanan Mental
Jum’at Bersih, SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Diduga Delapan Pucuk Senpi Merk Taurus Milik Polda NTT Belum Ditemukan
Keluarga Besar Wartawan Lebak Berduka, Mantan Ketua Forwal Ahmad Bakhtiar Tutup Usia
Rutan Barru Gelar Apel Zero Halinar, Razia Gabungan dan Tes Urine Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:22 WIB

“Kasus Mobil Bernopol Tak Sesuai Berujung Dugaan Pengeroyokan di Batam”

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:14 WIB

Bupati Sampang Lepas 618 Jemaah Haji, Suasana Haru Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto: Dukungan TNI, Polri, dan Mitra Pembinaan Jadi Kekuatan Penting Jaga Keamanan Pemasyarakatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mengaku Jadi Tumbal Tagihan Rp30 Juta, Karyawan Amartha Alami Tekanan Mental

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:25 WIB

Jum’at Bersih, SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Berita Terbaru