Menhan Prabowo Gelar Simposium Geopolitik Dan Geostrategis Hadirkan Para Praktisi

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto membuka kegiatan “Simposium Geopolitik dan Geostrategis Global Serta Pengaruhnya Terhadap Indonesia Tahun 2023” di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (2/11/2023).

Menhan Prabowo memandang bahwa kegiatan ini penting terkait perkembangan dinamika geopolitik dan geostrategis global yang begitu cepat pengaruhnya terhadap suatu negara, termasuk Indonesia.

Menhan dalam kesempatan tersebut, mencontohkan bukti nyata dari dampak yang dirasakan dunia akibat terjadinya perang di Ukraina. “Perang di Ukraina telah mengakibatkan BBM di dunia naik, pupuk menjadi mahal dan langka. Ini berpengaruh terhadap produksi pangan di sebagian besar belahan dunia. Kalau produksi pangan terpengaruh, maka akan mengakibatkan destabilisasi politik,” ujar Menhan dalam sambutan pembukanya.

Baca Juga :  Petisi Ahli Dan MIO Indonesia Dorong Evaluasi Menyeluruh KPK

Menhan juga menyoroti perang di Gaza yang juga akan berpengaruh kepada Indonesia, baik secara langsung atau tidak langsung, khususnya pada kondisi psikologis dan ketentraman rakyat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. “Oleh karena itu saya memandang seluruh pimpinan TNI sangat perlu untuk mengetahui perkembangan geopolitik dan geostrategis sehingga kita tidak terdadak,” tegas Menhan.

Dalam simposium ini, Menhan Prabowo mengundang para ahli yang berpengalaman dalam bidang geopolitik dan geostrategi global. Di antaranya Chief Executive Officer E-System Solutions FZ-LLC – dan beberapa Menteri seperti Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Investasi. Selain itu turut hadir sebagai narasumber Dirut PT LEN, Dirut PT PAL, dan Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad.

Baca Juga :  Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga, Proses Tuntas Sekitar Satu Jam

Para narasumber memberikan paparan tentang perubahan-perubahan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi Indonesia. Setelah paparan dari narasumber, Menhan keynote speech yang merupakan acara penutup dari simposium tersebut.

“Intinya, dari segi geopolitik pilihannya adalah kita membangun kekuatan, menjaga kekayaan kita, memakmurkan rakyat kita. Terima kasih atas pengabdianmu, bangunlah TNI yang kuat. Mari kita menyongsong Indonesia emas 2045 dengan baik,” kata Menhan di akhir keynote speech nya.

Yulianti

(Biro Humas Setjen Kemhan)

Berita Terkait

Aksi Donor Darah Bertajuk “JakOne Sehat” Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Peringati HUT Ke-125 ‎ ‎
Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Komunitas PUMA Nusantara Dukung Polri Dalam Sosialisasi Penggunaan Mobil Ambulans
Kasus Caroline Disorot, IPJI Kepri Desak Pengusutan hingga ke Akar
Tambang Pasir Ilegal di Bintan Memanas: (A. Hsb) Ancaman, Emosi, dan Dugaan Mafia di Balik Perusakan Lingkungan
Bupati Tegal Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat
Digitalisasi Bansos Dikebut, Camat Diminta Kawal Data hingga Desa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:30 WIB

Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam

Rabu, 22 April 2026 - 12:24 WIB

“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 10:28 WIB

Komunitas PUMA Nusantara Dukung Polri Dalam Sosialisasi Penggunaan Mobil Ambulans

Rabu, 22 April 2026 - 03:52 WIB

Kasus Caroline Disorot, IPJI Kepri Desak Pengusutan hingga ke Akar

Selasa, 21 April 2026 - 09:38 WIB

Tambang Pasir Ilegal di Bintan Memanas: (A. Hsb) Ancaman, Emosi, dan Dugaan Mafia di Balik Perusakan Lingkungan

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana Di Pejaten

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:46 WIB