oleh

Warga Suak Puntong Menolah Pembayaran Lahan Dikarena Tidak Sesuai Fakta di Lapangan.

Purnamanews.com, Nagan Raya  – Warga Desa suak puntong menolak pembayaran lahan di karenakan tidak sesuai hasil yang  di  keluarkan  Kantor Jasa Penilai Publik(KJPP), warga meminta agar Mereka mengecek kembali apa yang ada di lapangan kok jauh berbeda-beda ,siang tadi di kantor camat kuala pesisir  rabu,12/05

 

“Cut wardah mengatakan ini..sangat tidak sesuai apa yang kita lihat hasil Pembayaran lahan kami yang di keluarkan,KJPP dasar apa yang di pakai ini kok al hasilnya jauh dengan fakta di lapangan kami meminta pihak yang terkait lainya agar konflik ini dengan Perusahaan cepat selesai dan jangan berlarut-larut dan bertele-tele terus dan persoalan ini semenjak 2019 sampai sekarang masih belum kelar juga.

“Desi juga sebagai warga setempat juga menambahkan kenapa pihak BPN sudah berulang kali untuk pengukuran lahan warga tapih masih saja seperti yang kemarin,mana hasil kerjanya.dan masih ini- ini juga hasilnya dan Kami disini Hidup Makan Debu terus.untuk mempertahankan hidup kami dengan wajah sedikit lesu.

 

Lanjut Desi,pembayaran ini makin lama makin menurun harganya apa begini cara yang  di bayar oleh pihak perusahaan seharusnya makin lama makin naik harganya bukan begini bertele -tele ,kalau begini udah mahal tanah kuburan dari pada yang di bayar sekarang dengan wajah merah penuh kecewa.

 

Camat ,Halaina ini adalah agenda penyerahan hasil kajian KJPP hasil perhitungan  ganti Rugi lahan  warga rumah,tanah,dan sarana perlengkapan lainya. hasil dari musyawarah warga desa Geulanggang merak dusun suak puntong mereka kecewa dan menolak karena tidak sesuai antara harga tanah dengan bangunan, jadi mereka minta dinas terkait atau pihak perusahaan,pihak KJPP untuk meninjau kembali ke lokasi karena tidak sesuai dengan permintaan warga Geulanggang merak.yang di sampaikan melalui muspika kuala pesisir,nagan raya

 

Dan ini jadi satu persoalan dan jadi PR kita sebagai muspika dan pemerintah juga untuk menyelesaikan persoalan ini agar tidak menimbulkan persoalan lain dimasa yang akan datang

 

Halaina juga mengatakan ini sama-sama kita pertanyaan kembali pada pihak perusahaan dan KJPP dan pihak perusahaan mengenai tidak sesuainya apa yang di tuntut masyarakat desa suak puntong dusun geulanggang merak tersebut punkasnya.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed