oleh

Warga Meuntulang butuh perhatian Pemerintah,Tanggul Tak Usai Ditangani

Meulaboh, Purnamanews   –        Seorang ibu rumah tangga yang miris dan memprinhatikan di desa Meuntulang kecamatan Panton Re kabupaten aceh Barat. Selasa, 19/11/19

Tepatnya didesa meuntulang,  Marahwan adalah penghuni sebuah rumah beratap seadanya yang letaknya kira-kira hanya 1 – 3 meter dari bibir sungai meuntulang, Desa meuntulang, Kecamatan panton Re, Kabupaten Aceh Barat. .

 

Merahwan berharap bantuan dari pemerintah agar memperhatikan kondisi saat ini dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi karena sambil dia jelaskan dia berjujur air mata dengan mengingat kondsisi yang dialamainya. 

Saiful ardi, dia sangat berharap untuk turun tangan pemerintah agar membangun tanggul seputaran bibir sungai yang telah pernah di ajukan tidak kunjung selesai, jumlah KK yang berdampak bencana berkitran 200 kepala keluarga.

Saiful ardi,  ini miris sekali, berdekatan dengan rumah masyarakat meutulang, bagi para petani juga berjarap bantuan benih padi untuk menanam kembali luasnya area persawahan yang berdampak sekitar -+40 Hektar. 

 

Yang lebih memprihatinkan lagi ternyata di dalam rumahnya juga ada dua anak yatim yang menajdi tulang punggung keluarganya,  muhammad sahjadan(11)masij duduk di bangku kelas empat SD, zulkairan(25) SMA Namun sayang karena keterbatas biaya terpaksa anak tersebut putus sekolah untuk bekerja memenuhi kebutuhan keluarganya

 

Jaraknya kira-kira 1- 3 meter dengan tebing sungai, ini sangat khawatirkan bawi marahwan saat malam tiba tidak berani untuk ke kamar mandi aja takut apa lagi saat di memasak buat anak-anaknya.

 Saiful ardi, keuchik desa mentulang mengatakn, sudah saya sampaikan ke beberapa dinas terkait, seperti PUPR dan DiNSOS Namun belum ada tanggapanya dan saat kami team media kelokasi kejadian sudah mulai terlihat salah satu staf dinas yang meninjau ke lokasi tersbu,dan belum ada bantuan apa pun dari pihak pemerintah (Ns)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed