oleh

Wabup Pidie: Tugas Pemberantasan Narkoba Adalah Bagian Dari Tugas Nahi Mungkar

PurnamaNews.com – Pidie. Asep Ali sekjen Gema Desantara Pusat menuturkan kepada insan purnamanews.com ini merupakan hasil tindak lanjut Kegiatan Pelatihan Kader Inti Anti Narkoba (KOPAN) di Banda Aceh maka pengurus Gema Desantara melakukan pelatihan di tingkat Kabupaten, Kota Khususnya Lima Kabupaten Kota, Aceh Jaya, Kota Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya dan Bireun.

Setiap Kabupaten atau Kota yang di latih Gema Desantara 400 Kader Kopan, mereka di harapakan setelah di bekali ilmu dapat Tetjun ke masyarakat atau Lingkungan untuk mengkampanye Bahaya Narkoba bagi generasi muda Aceh.

Pada Pelatihan Komunitas Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) Generasi Muda Desa Nusantara (GEMA DESANTARA) di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dimeriahkan dengan tarian Ranup Lampuan dan Tarian Pamulia Jamee yang dipersembahkan oleh Komunitas Pakaian Adat Aceh.

Bahkan panitia juga mendatangkan teman-teman Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie untuk membuka stand donor darah bagi peserta yang ingin mendonorkan darahnya.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pidie pada Sabtu 22/09/ 2018
ini tenyata tidak kalah menariknya dengan pelatihan yang telah diselenggarakan di empat kabupaten kota Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Bireun, Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Pidie Jaya.

Wakil Bupati Kabupaten Pidie, Fadhlullah TM Daud ST dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba ini merupakan bagian dari tugas Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Dimana tugas tersebut merupakan tugas untuk mengajak orang dalam kebaikan dan mencegah daripada dalam kemungkaran.

“Kalau kita adalah merupakan kader ini anti narkoba (duta), maka jangan pernah coba-coba dengan narkoba. Sesungguhnya kader inti anti narkoba adalah orang yang tidak pernah tersentuh dengan narkoba. Dia adalah orang yang terpelihara sikapnya, terpelihara daya dan semuanya sehingga kita tidak dekat dengan narkoba,” tegas Fadhlullah TM Daud.

Ia juga menyampaikan, “bahwa tak tebayangkan jika yang kita latih menjadi kader pemuda anti narkoba ini tidak hanya 200 orang yang ada diruangan ini saja, tapi terus kita kembangkan dan terus kita kembangkan. Sehingga pada saatnya di semua gampong (kampung), di semua desa, dan di semua pelosok di Kabupaten Pidie ada Kader-Kader Pemuda Anti Narkoba”.

“Coba banyangkan kita punya 730 kampung di Kabupaten Pidie. Setiap kampung kita bisa melatih kader pemuda anti narkoba sampai 10 atau 20 orang, bayangkan bagaimana kekeuatan kita ini untuk memerangi peredaran narkoba yang kian kronis ini,”tambah Fadhlullah.

Kemudian, pada Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba juga melibatkan instansi pemerintah terdekat dilingkungan Kabupaten Pidie, seperti yang sudah nampak hadir di ada Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Pidie, Werdha Susetyo, SE, Kepala Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga), dan juga dari TNI yaitu Kasdim Mayor Musani

Iskandar/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed