oleh

Ustad Yusuf Mansur Sambut Baik Pencalonan UAS Sebagai Cawapres

[caption id="attachment_2159" align="alignnone" width="720"] Bismillah bagus banget ustaz-ustaz dicalonkan jadi petinggi pejabat penguasa di negeri ini, ini jadi sinyal sangat baik sekali,” kata dia pada Selasa[/caption]

PURNAMANEWS – Jakarta. Ustaz Yusuf Mansur menyambut baik kabar pencalonan Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia menilai ini sebagai sinyal yang sangat baik.

” Bismillah bagus banget ustaz-ustaz dicalonkan jadi petinggi pejabat penguasa di negeri ini, ini jadi sinyal sangat baik sekali,” kata dia pada Selasa (31/7).

Sinyal baik tersebut untuk anak-anak muda yang sudah menempuh jalan dakwah. Mereka dapat mempersiapkan diri juga dalam aspek-aspek kepemimpinan. Membekali diri dengan kompetensi sebagai petinggi negeri.

Baca Juga: Empat BUMD Menandatangani Perjanjian Kerja Sama di Kantor PT MRT 

“Dari mulai sekarang anak-anak bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-sebaiknya dengan kompetensi untuk menjadi pemimpin, baik di tataran bawah menjadi lurah, camat, wali kota, gubernur, hingga paling atas,” katanya.

Ustaz Yusuf menilai kesempatan untuk menjadi pemimpin bagi pengemban dakwah sangat mungkin datang. Sehingga pada saatnya tiba, mereka sudah siap dengan kompetensi yang mumpuni.

Ia mengatakan sisi lain perjalanan Ustaz Somad bisa menjadi pelajaran dan sinyal yang baik. Juru dakwah memang harus menjaga diri dan mempersiapkan diri meskipun pada akhirnya Allah SWT yang menjadi penentu.

Berita Terkait: Apresiasi Ijtima Ulama, Prabowo Pertimbangkan UAS Jadi Cawapres 

Ustaz Yusuf pun mengingatkan pada saat ia diisukan maju dalam pemilu-pemilu sebelumnya, mulai dari Pilkada Jakarta dan pemilihan presiden. “Saya juga pernah dulu diseret-seret dalam bursa tapi saya coba istiqamah di bidang ekonomi dan tahfiz, pendidikan, dan di bidang pemberdayaan umat,” katanya.

Meskipun demikian, Ustaz Yusuf tidak menutup diri dan terbuka untuk segala kerja sama. Ia juga menyampaikan hal yang sama pada para santri dan binaannya. Bahwa kesempatan untuk menjadi memimpin akan selalu ada.

“Jadi atau tidaknya itu urusan Allah, kalau jadi maka kita sudah siap dengan kemampuan yang mumpuni,” katanya.

Sebelumnya, Forum Ijtima Ulama yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama merekomendasikan Abdul Somad sebagai cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Ijtima Ulama juga memberi pilihan nama lain untuk jadi cawapres, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Ustaz Somad sebelumya juga menyatakan lebih mendukung Salim Segaf sebagai cawapres Prabowo dan menyebutnya sebagai duet maut tentara-ulama.

(tim/red)

Baca Sumber

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed