oleh

Tim SAR Temukan Satu Kelurga Meningal Tetimbun Reruntuhan Gempa Lombok

[caption id="attachment_2379" align="alignnone" width="300"] Kelima orang yang merupakan satu keluarga tersebut adalah korban gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, NTB, hingga Bali,[/caption]

PURNAMANEWS – Lombok. TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan Alimun, Reni, Elsa, Linda, dan Fauzan meninggal dunia tertimbun reruntuhan bangunan beton di Tembobor, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (6/8).

Kelima orang yang merupakan satu keluarga tersebut adalah korban gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, NTB, hingga Bali, pada Minggu (5/8), pukul 19.46 WITA. KUNJUNGI SPONSOR=>

Upaya evakuasi kelima korban dilakukan dengan cara pengeboran dan membelah bangunan beton menggunakan martil. Saat berhasil membongkar bangunan beton, tampak jenazah Alimun sedang memeluk erat seorang anak perempuannya yang juga sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: RHS Cargo Intruksikan Seluruh Jaringan Untuk, Perlancar Logistik Bencana Lombok 

“Semua korban sudah berhasil dievakuasi. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Lombok Utara,” kata anggota Tim SAR melalui pesan singkat telepon selular.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB hingga Senin pukul 03.00 WITA, jumlah korban gempa dahsyat tersebut sudah mencapai 82 orang.

Seluruhnya tersebar di Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat sembilan orang, Lombok Tengah maupun Lombok Timur masing – masing dua orang serta Kota Mataram empat orang.

Sementara jumlah korban luka-luka masih dalam proses identifikasi karena mereka tersebar di Puskesmas dan rumah sakit se-Pulau Lombok. Sebagian besar dibawa anggota keluarga mereka.

(jon/red)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed