oleh

THB-FC Meulaboh, Hadir Untuk Mengikuti Ajang Tiket Umroh Walikota

Banda Aceh, Purnamanews.com – Sebanyak 1.024 pemancing dari 16 klub yang ada di sejumlah kabupaten/kota di Aceh akan beradu ketangkasan memainkan joran guna mendapatkan ikan-ikan besar di ajang ‘Pantai Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa,Banda Aceh Fishing Tournament 2019′.

Turnamen yang berlangsung pada Minggu (24/11) hari ini digelar di pesisir Pantai Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja,  hingga Pantai Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh itu digelar Pemko Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh.

 

Team thehanter baramundi fishing club( THB -FC) Meulaboh sangat antosias dalam ajang bergengsi ini, juga mengharapankan juara terbaik dapat di raihnya, ini kebanggaan bagi team THB-FC apa lagi ini hadiah yang sangat menarik yang di buat wali kota Banda Aceh. 

Lomba mancing itu dibuka untuk umum, jadi ada 16 klub dari berbagai daerah yang akan ikut, ada pemancing wanita juga nanti,” ujar Iskandar

 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Iskandar mengatakan, Banda Aceh Fishing Tournament 2019 itu diikuti seribun lebih peserta dari beberapa kabupaten/kota yang ada di Aceh. Panitia, katanya, akan membagi peserta menjadi dua kelas, yaitu kelas tradisional yang diikuti 824 peserta, dan kelas lure atau profesional yang melibatkan 200 pemancing.

 

Ia menjelaskan, lomba mancing itu akan mengambil lokasi di atas tanggul di sepanjang pesisir Banda Aceh, yang dimulai dari area Pelabuhan Ulee Lheue, Lalu Gampong Pande, Gampong Jawa, hingga ke Tanggul Muara Krueng Aceh.

 

Menariknya, ungkap Iskandar, turnamen itu menyediakan hadiah utama berupa ibadah umrah ke tanah suci. Selain itu, masing-masing juara satu hingga tiga akan diberikan hadiah uang. Penentuan juara umum akan dilihat berdasarkan hasil tangkapan terberat antara juara kelas tradisional dan kelas lure.

 

Dikatakan, lomba itu digelar dalam rangka memperkenalkan bahari di Banda Aceh. Karena selain wisata sejarah dan tsunami, Aceh juga memiliki wisata bahari seperti memancing dengan potensi yang besar. Sehingga kegiatan itu sebagai ajang promosi wisata

 

Jenis ikan yang di Nilai Untuk kelas tradisional yang di nilai Bandeng, kakap, Grapu dan untuk

Lure, Semua ikan yang bisa di komsumsu

Event itu juga sebagai ajang silahturahmi Bahari wisata, pelestarian lingkungan, menjaga dan memanfaatkan hasil alam laut Banda Aceh dengan sebaik mungkin.(Ns) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed