oleh

SULITNYA PIHAK KEPOLISIAN MENGUNGKAP KASUS KEBAKARAN KERAMBA DI DESA AIR KLUBI HINGGA BERBULAN BULAN

WWW.PURNAMANEWS.COM BINTAN Menyelidiki keramba ikan milik warga desa air qlubi, kecamatan bintan pesisir, kabupaten bintan, Provinsi Kepri yang terbakar. Kamis, (22/10/2020)

Mendorong pihak kepolisian polsek bintan timur agar dapat sigap dalam menindaklanjuti kasus penyebab terbakarnya keramba di desa air glubi Aan pemilik juga sudah melaporkan musibah ini, Aan dan keluarga ingin agar kasus ini secepatnya diungkap oleh pihak kepolisian.

Polisi akan tindak lanjuti. Kami akan pertemukan kembali antara korban dan keluarga terlapor untuk membahas realisasi kesepakatan mediasi beberapa waktu lalu,” ucap Kapolsek Bintan Timur, AKP Ulil Rahim melalui Kanitreskrim Polsek Bintan Timur, Iptu Indra,

Itu setelah belum ada bukti nyata ganti rugi dari perjanjian antara korban dan orang yang diduga membakar keramba milik korban, berinisial AD.

Kejadian ini terjadi pada, Jumat (31/07/2020) sekitar jam 03.30 WIB.

Kembali di konfirmasi awak media Kapolsek Bintan Timur AKP Ulil Rahim S.Kom. melalui Kanit Reskrim Polsek Kijang Iptu Indra J Malau S.H. M.K saat di hubungi awak media lewat via wadsap tanyakan tindak lanjut dan keseriusan menangani kasus keramba di Desa air klubi, mulai dari pemeriksaan pelaku dan para saksi hingga penyitaan sejumlah barang bukti. (Dugaan kuat ada Aktor disebalik terbakar keramba milik Aan)

Diduga kuat ada unsur Kesengajan, dengan motif persaingan. Karena desa air qlubi itu ada dua Keramba yang saling berdekatan, Salah satunya dikelola oleh pemerintah desa dan satunya lagi dikelola oleh Pengusaha.

Dugaan kuat persaingan bisnis inilah Keramba milik Aan yang sudah hangus di bakar.

Diduga kuat ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang melindungi agar pihak kepolisian sulit untuk menemukan dan Memastikan pelaku pembakaran secepatnya dapat terungkap. Ini Diduga kuat Aktor Utama ditutupi agar terkesan tidak sengaja terbakar.

Penulis:Ravi

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed