271 views
oleh

Telah terjadi pernikahan secara Qadhi liar.

Purnamanews.com ,Meulabohtelah terjadi pernikah liar di desa pasie teungoh kec kaway XVI pada tanggal 10 september 2019.

Ketua pemuda gampong pasie teungoh (Ramli) Sangat kecewa dengan kejadian pernikahan yang di lakukan di gampongnya oleh aparat desa,  dengan secara syariat tidak sah, lalu dia melaporkan ke KUA setempat untuk di proses secara syariat dan undang-undang pernikahan yang berlaku

Kepala KUA kaway XVI menjelaskan pada Purnamanews,  Safrizal, SAg MAg Nikah sirih secara agama sah, nikah secara undang-undan no 1 tahun 1974 perkawinan adalah nikah yang sah tercata di kantor agama kecamatan setempat, bukti visik Buku Nikah, ketika hari ini dia lakukan pernikahan tidak tercatan di kantor KUA kecamatan, itu undang-undang perkawinan secara negara tetap tidak sah, tapih kalau dilihat Rukun dan syarat pernikahan terpenuhi itu sah, dan didalam kontes pelaksanaan FADHI LIAR itu istri orang dan mempeunyai satu orang anak dan menyangkut dengan suami dia mempunyai istri tujuh orang, (mawardi) ujar safrizal

Lanjut, safrizal, Kedua belah pihah aparatur (gampong peunia dan gampong pasie teungoh)  tidak setuju dengan pernikahan padhi tersebut dan secara undang-undang.syariat,tidak sah telah terjadi pernikahan tersebut. fadhi liar telah terlalu berani mengeluarkan surat keterangan nikah di bawah tangan. Dan surat keterangan nikah tersebut pemalsuan tanda tangan. 

Sambung KUA safrizal, jarak tempuh dari desa pasi teungoh hanya sekitar 2 km, kok berani kali dia mengeluarkan surat. 

Dan  Pihak KUA  sudah melimpahkan persoalan ini ke kapolsek kaway XVI untuk di proses secara Hukum yang berlaku. ( Ns )

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed