oleh

Tawuran Pelajar Memakan 1 Korban Jiwa Dan 1 Orang Luka Di Bawa ke Rs.Kartika Husada Jatiasih

Purnamanews.com BEKASI —Aksi tawuran di Jatiasih, Kota Bekasi kembali menelan korban jiwa.

Dari aksi tawuran pelajar itu ditangkap delapan orang dan telah ditetapkan tersangka.

Dari delapan pelajar itu, tujuh diantaranya masih dibawah umur. Satu tersangka dewasa berinisial BI, sedangkan tujuh tersangka lainnya masih dibawah umur berinisial RF, RAN, PN, RH, RRY, AS, dan MR.

Kapolres Metro Bekasi Kota Bekasi, Kombes Widjonarko, mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus aksi tawuran atau pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Aksi tawuran itu terjadi Kp Bulak Jalan Raya Cikunur RT 01 RW 13 Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Rabu (15/7/2020) pukul 19.30 WIB.

Delapan tersangka kita tangkap, tujuh diantaranya masih pelajar dan dibawah umur. Satu tersangka lainnya sudah umur dewasa,” kata Wijonarko, saat ungkap kasus di Mapolrestro Bekasi Kota, pada Kamis (23/7/2020).

Pemicu tawuran pelajar ini berawal dari saling tantang melalui media sosial,
Awalnya salah satu tersangka mendapatkan pesan melalui instagram ajakan tawuran. Dari situ keduanya janjian untuk tawuran.

Aksi tawuran antar pelajar itu menimbulkan dua korban. Satu korban meninggal dunia satu lainnya mengalami luka.

Barang bukti yang diaman kan yaitu

  • 2 buah celurit yang terbuat dari besi bergagang kayu
  • 1 buah gesper warna hitam merek VALCOM
  • Pakaian milik korban ( MD )

Dua orang yg masih buron ( DPO ) adalah :  Bule dan SR

“Korban meninggal berinisial MB(16) dari SMK di kota bekasi dan korban luka bernama JDA (17) ,” ungkap dia.

Wijonarko menerangkan antar pelajar itu awalnya saling serang. Akan tetapi, tiba-tiba korban MBJ ditabrak kelompok tersangka menggunakan sepeda motor hingga terjatuh dan abis itu di bacok menggunakan clurit.

Ke delapan orang tersangka di jerat pasal 170 ayat (2) ke 2,3 K.U.H.Pidana ancaman pidana 12 tahun.

Bagas Ariebowo

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed