oleh

Suporter Sriwijaya FC Mengamuk, Fasilitas Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di Rusak

[caption id="attachment_1856" align="alignnone" width="720"] Kusri stadion yang di rusak suporter sriwijaya[/caption]

PURNAMANEWS – Palembang.  Persiapan perhelatan Asian Games 2018 di Palembang, Sumatera Selatan, terganggu dengan insiden perusakan fasilitas Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Sebanyak 335 kursi stadion venue cabor sepakbola wanita ini rusak parah.

Kerusakan ini akibat dari suporter yang mengamuk saat Sriwijaya FC dilibas Arema dengan skor 0-3, Sabtu 21 Juli 2018. Suporter Sriwijaya FC melampiaskan kekecewaan dengan masuk ke lapangan, merusak dan melempar kursi dari tribun ke arah aparat kepolisian.

Pengelola stadion pun kini menutup dan mensterilkan venue Asian Games ini. Pasalnya, akibat insiden ini, sebanyak 231 kursi di tribun utara dan 104 kursi di tribun selatan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Banyak Masyarakat Yang Resah, Griya Pijat dan Karaoke Live Music ‘V&S’ disegel 

Pengelola Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rusli Nawi mengatakan, selama mengelola stadion sejak delapan tahun lalu, baru kali inilah aksi anarkis terparah. Yaitu dengan melempar kursi yang merupakan fasilitas negara.

Sehingga dia pun menduga ada motif lain yang ingin mengganggu persiapan Asian Games 2018. Untuk membuktikannya, ia telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Selanjutnya, Rusli telah melakukan komunikasi dengan kontraktor sebelumnya untuk pengadaan kursi baru yang wewenangnya di bawah Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

Untuk memasang kembali diperlukan waktu setidaknya satu minggu. Dan yang menjadi permasalahan adalah waktu pengiriman kursi ke Palembang. Karena harus didatangkan dari luar negeri.

Meski demikian, pihaknya optimis stadion bisa digunakan di Asian Games, sehingga mulai hari ini perlu penutupan stadion dan sterilisasi dari aktivitas sepakbola. (ren)

Laporan: Junjati Patra – Pebriansyah tvOne

(rn/red)

Baca Sumber

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed