oleh

Sudak Tidak Layak, Pemerintah Jangan Diam Saja SDN Samudera Jaya Harus Segera Diperbaiki

Purnamanews.com | Bekasi – Setelah viral dimedia sosial video siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri 04 (SDN) Samudera Jaya, yang berada di kampung tambun tiga bagian, Desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, karena gedung sekolah yang ditempati sangat tidak layak, menjadi pukulan telak pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Pendidikan. Pasalnya sejak dibangun dari tahun 1980 an, hingga saat ini SDN 04 Samudera Jaya belum pernah tersentuh perbaikan pembangunan dari pemerintah.

Sementara itu, Adi Siswanto Kepala SDN 04 Samudera Jaya, membenarkan hal tersebut (ruang kelas yang tidak layak) menurutnya, kalau ada angin kencang, dan hujan deras, siswa-siswi kita keluarkan dari kelas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena kondisi kelas tidak layak, sering kali siswa di keluarkan dari kelas saat cuaca buruk, agar para siswa tidak tertimpa bangunan yang sudah lapuk,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular, Senin (20/01/20).

Dulu pernah ada bantuan rehab dari PT Pertamina di SDN 04 Samudera Jaya, namun saat ini gedung sekolah yang sempat direhab dari PT Pertamina kondisinya kembali rusak.

“Pernah ada bantuan dari PT Pertamina, tapi saat ini kondisi ruang kelas yang sempat di rehab ringan kondisinya sudah rusak, mulai dari plafon, sampai kayu kusen jendela, dan pintunya pun sudah keropos,” terangnya.

Dirinya juga mengakui belum lama ini pihak DPUPR Kabupaten Bekasi telah menyambangi SDN 04 Samudera Jaya, untuk mengecek kondisi sekolah, yang sempat viral di media sosial.

“Setelah viral di medsos pihak DPUPR Kabupaten Bekasi datang kesekolah, dipoto-poto ruangan kelas, dan dari keterangan DPUPR bahwa SDN 04 Samudera Jaya mendapatkan anggaran pembangunan di tahun ini (2020), empat lokal tingkat dua,” terang pria yang mengaku menjabat kepala sekolah di SDN 04 Samudera Jaya sejak tahun 2015 ini.

Kartika (40) salah satu walimurid mengatakan, sangat khawatir ketika anaknya masuk ke ruang kelas, takut atap sekolahnya ambruk dan menimpa para siswa.

“Setiap anak saya pergi sekolah, saya selalu berdoa agar tidak terjadi apa-apa dengan anak saya, karena ruang kelas anak saya terlihat sudah tidak layak, kalau hujan di dalam kelas becek, karena atap sekolahnya bocor,” jelasnya.

(Cemat BP) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed