oleh

Sindikat Pengedar Pil Dobel L Dibongkar Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih, 3 Pelaku Ditangkap 2 DPO

Purnamanews.com | Kediri –Aparat dari Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Ngadiluwih Resor Kediri membongkar sindikat peredaran pil koplo jenis dobel L. Tiga tersangka ditangkap dan dua masih DPO dalam operasi ini.

Ketiga tersangka yang ditangkap yakni : AT alias Osok alias Bendol ( 46), warga Dusun Pagak RT.01 RW.01 Desa Banggle ; AS ( 31) warga Dusun Slumbung/ Desa Slumbung RT.01 RW.01 Kecamatan Ngadiluwih ; dan GW alias Brewok ( 45), warga jalan Sumur Bor Dusun Kronoong RT.05 RW.04 Desa Purworejo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Kapolsek Ngadiluwih Ajun Komisaris Polisi Iwan Setyo Budi mengatakan, para tersangka ditangkap di rumahnya masing – masing.

Kasus itu terbongkar diawali dari ditangkapnya tersangka AT, pada Rabu (08/09/2021) pukul 20.30 WIB di rumahnya. Menurut Kapolsek, penangkapan AT bermula dari informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa di wilayah hukum Polsek Ngadiluwih ada seseorang yang menyimpan dan mengedarkan pil dobel L.

” Informasi yang diperoleh dari masyarakat itu lalu ditindaklanjuti petugas dengan melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan akhirnya AT ditangkap di rumahnya,”, kata Iwan, Sabtu (18/09/2021), saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, petugas Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih yang melakukan penangkapan terhadap AT di rumahnya langsung melakukan penggeledahan. Di rumah tersangka AT itu didapatkan barang bukti 25 butir pil dobel L yang disimpan di bawah kasur di dalam kamar.

Saat diinterogasi petugas, AT mengaku mendapatkan pil dobel L itu dari AS. Kepada petugas, AT mengakui bahwa dirinya mengkonsumsi pil dobel L itu, dan mengedarkan barang haram tersebut kepada seorang laki – laki bernama Imam alias Grandong.

” Imam alias Grandong statusnya saat ini adalah Daftar Pencarian Orang ( DPO ),” ujarnya menjelaskan.

Dari penangkapan AT itu lalu petugas selanjutnya melakukan pengembangan dengan melakukan serangkaian langkah penyelidikan. Dan di hari yang sama , Rabu ( 08/09) pukul 21.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka GW alias Brewok di rumahnya.

” Saat kita lakukan penggeledahan di rumah GW, didapati barang bukti 60 butir pil dobel L yang disimpan di bawah kursi di dalam rumah. Saat kita interogasi, GW alias Brewok mengaku bahwa dirinya mendapatkan pil dobel L itu dari AS dan Gobet – nama panggilan – yang saat ini masih DPO,” ujarnya.

Selanjutnya petugas langsung melakukan penyergapan terhadap tersangka AS di rumahnya pada pukul 21.45 WIB. Di rumah AS itu petugas melakukan langkah penggeledahan. Hasilnya, ditemukan barang bukti 355 butir pil dobel L. Petugas juga mengamankan 1 smartphone milik AS yang diduga digunakan sebagai alat transaksi.

Kepada polisi, tersangka AS mengaku bahwa pil dobel L itu selain dikonsumsinya sendiri juga diedarkan kepada AT dan GW selaku tersangka yang ditangkap sebelumnya itu.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal pasal 197 Sub pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

 

Penulis : Hernowo A.M 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed