oleh

Salah Satu Oknum Pengawas Pendidik Berhidung Belang

PURNAMANEWS.COM,Bogor – Salah satu Oknum pengawas pendidik yang bertempat di wilayah Bogor Timur mentang-mentang dirinya merasa sebagai pegawai negeri ( PNS ) dengan seenaknya berperilaku tidak seperti layaknya seorang pendidik. lebih-lebih oknum tersebut adalah sebagai pengawas. Delapan tahun yang lalu terjalin komunikasi cinta asmara dengan yang bernama bunga(Nama Samaran) bunga pada saat itu sedang membina rumah tangga dengan suaminya.

Namun apa yang terjadi dengan rayuan gombalnya pendek cerita bunga terpincut dengan rayuan gombal oknum pengawas pendidik berinisial (A) ,dengan seringnya komunikasi mesra cinta kasih ,yang membuahkan pertemuan, dan dengan pertemuan itu makin yakin bunga pasrah dengan buaian asmara mesra oknum pengawas pendidik (A) dengan janji-janji manis.bunga akan di ajak untuk nikah tetapi dengan syarat bunga harus cerai dulu dengan suaminya.Bunga tampaknya sudah mabuk dengan rayuan gombal yang akhirnya menggugat suaminya hingga keluar surat cerai.

Namun apa yang terjadi setelah cerai dari suaminya,oknum pengawas pendidik mencumbunya,bunga di ajak ke keluarganya oknum pengawas pendidik dan di kenalkan bahwa bunga akan di jadikan istri yang keduanya, tetapi kenyataannya bunga selalu di ajak pindah-berpindah ke hotel juga akan di kontrakan dengan status belum nikah alias kumpul kebo. Bunga selalu menagih janji oknum pengawas pendidik ,masa saya hanya di janjikan pasti akan di nikahi. Tragis pertengahan tahun 2018, oknum pengawas pendidik membiarkan bunga, tanpa kabar dan berita ,Sementara bunga dalam keadaan sangat kesusahan harus menerima kekecewaan yang sangat memalukan dan tanpa dibiayai oleh oknum tersebut dan pada akhirnya pihak keluarga tidak mau menerima,masalahnya keluarga orang tua merasa dipermalukan.

Bunga beberapa kali mencoba menghubungi melalui hp selulernya namun hp oknum pengawas (A) tidak aktif.Oknum pengawas pendidik jelas-jelas tidak mematuhi kedisiplinan sebagai anggota Korpri dan melanggar Undang-undang PP 10 Korpri . Sementara info dari tokoh pendidik lain yang mengenal karakter pribadi oknum pengawas( A ) perbuatan perselingkuhan itu sudah sering juga dengan bunga–bunga lainnya.

Berkenan dengan karakter pribadi oknum pendidik dinas pendidikan Kabupaten Bogor harus mengambil tindakan kepada oknum pengawas yang berinisial (A),sebab dengan seenaknya mengganggu keluarga bunga sehingga cerai dengan suaminya ,dan menina bobokan bunga hingga 8 tahun lamanya melakukan hubungan asmara dan tanpa di nikahi nya, bertempat hotel dan selalu berusaha pindah–pindah hotel untuk memenuhi keinginan (A) ,dan tentunya juga agar bisa menutup kedok nya sebagai pengawas dan gelar PNS nya.

(Redaksi)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed