oleh

RUMAH DAN KANTOR KADES KARANG ASIH DI GELEDAH KAJARI NEGERI CIKARANG

Bekasi Cikarang. Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi telah melakukan penggeledahan Rumah dan Kantor Kepala Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi telah menyita dokumen perkara dugaan tindak Pidana Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Karang Asih “Asep Mulyana.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Haerdin membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut yang di lakukan pihak Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi “iya benar bahwa Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sudah melakukan penggeledah dan membawa beberapa dokumen yang ada dari Kantor dan Rumah Kepala Desa Karang Asih “Asep Mulyana, untuk lebih jelasnya lagi tanyakan saja ke Pidsus,” ucapnya (23/05).

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bekasi, Angga Dhielayaksa telah membeberkan terkait penggeledahan di Rumah dan Kantor Kepala Desa Karang Asih terjadi di dua titik tempat tinggal Asep Mulyana.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bekasi, “Angga Dhielayaksa menjelaskan, bahwa pihak Tim Kejari Kabupaten Bekasi telah melakukan penggeledahan selama 5 Jam, hal ini Tim Kejari Kabupaten Bekasi mengamankan dua Box penuh dokumen yang berkaitan dugaan perkara tindak Pidana Korupsi Dana Desa.”ungkapnya.

Masih kata Angga Dhielayaksa
yang kita amankan adalah bentuknya hanya dokumen, namun Dokumennya apa saja, “Saya tidak bisa merincinya.”pungkasnya.

Angga Dhielayaksa menegaskan, bahwa meski sudah dilakukan penggeledahan terkait dengan perkara dugaan tindak Pidana Korupsi tersebut, namun pihak Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi belum dapat menetapkan Kepala Desa Karang Asih “Asep Mulyana sebagai tersangka.

Karena pihak Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Belum ditetapkan sebagai tersangka”baru hanya di lakukan pengeledahan oleh pihak Tim Kejaksaan Negeri tadi pagi Jam 9 pagi.” tandasnya.

Bahwa penggeledahan dan penyitaan dokumen tersebut adalah terkait dugaan penyimpangan Anggaran Dana Desa dan Kegiatan Fiktif Dana Desa Karang Asih pada tahun Anggaran 2016 sebesar kurang lebih Rp 1,5 Miliar.

Kegiatan dugaan Fiktif tersebut diantaranya adalah Anggaran Pembangunan Irigasi Pemasangan Dekker atau Jembatan Saluran yang nilainya sebesar Rp 50 Juta, yang pekerjaan tersebut tidak ada dan Anggaran Pembinaan Kerukunan Umat beragama yang dalam laporan pertanggungjawaban Kepala Desa Karang Asih “Asep Mulyana dilaksanakan sebanyak dua kali, tapi kegiatan tersebut diduga sama sekali tidak pernah dilaksanakan dengan anggarannya sebesar kurang lebih Rp 90 Juta.”pungkas Angga.(23/5)

Selain itu, terdapat juga dugaan penyimpangan lainnya yaitu adanya kegiatan yang anggarannya diduga di Mark Up oleh oknum Kepala Desa Karang Asih yang diketahui atas Perintah Kepala Desa Karang Asih Asep Mulyana diantaranya seperti kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan Kegiatan Pemberdayaan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan serta Kegiatan Pembinaan Keamanan maupun kegiatan Pembangunan Jalan Desa
( Jaling ) serta Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Fisik Kantor Desa serta Kegiatan Pembangunan Sarana air bersih beserta Kegiatan Penyusunan APBDES yang di pertanggungjawabannya tidak ada.

Dengan kejadian dugaan Kasus tindak Pidana Korupsi tersebut yang di lakukan oleh Kepala Desa Karang Asih “Asep Mulyana, Kejari Negeri
Kabupaten Bekasi masih melakukan Penyidikan.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed