oleh

Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi di Warnai Walk Out

PurnamaNews.com – Jambi. Rapat paripurna pengumunan penetapan Walikota dan Wakil Walikota Jambi terpilih periode 2018-2023 di DPRD Kota Jambi diwarnai aksi walk out (WO). Aksi WO tersebut dilakukan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Aksi WO tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Jambi, Junaedi Singarimbun saat rapat berlangsung. Alasannya yg mendasar saat ini pasangan nomor 1 Abdullah Sani-Izi masih menempuh jalur hukum.”Jadi harus kita hormati proses itu,” kata Junaedi, Rabu, (5/9).

Oleh sebab itu, sebagai perpanjangan tangan partai, dirinya memilih untuk tidak hadir dalam penetapan wali kota dan wakil wali kota terpilih, ujar Junaedi

Wahyudi dari Fraksi PAN menyampaikan hal senada. Dirinya sepakat dengan aksi WO ini karena partainya juga pengusung pasangan nomor urut 1 bersama dengan PDIP.

“Karena kami berkoalisi, otomatis kami sejalan, apa yang sudah disepakati sebelumnya. Petinggi-petinggi partai baik dari provinsi dan kota juga sudah berkomunikasi karena kami perpanjangan tangan dari partai, otomatis kami mengikuti petunjuk partai,” kata Wahyudi.

Dalam Rapat Paripurna yang berjalan dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Jambi M Nasir dihadiri walikota dan wakil walikota terpilih yaitu Fasha-Maulana.

Pihaknya menghormati proses hukum yang telah ditempuh oleh pasangan nomor urut 1. Akan tetapi proses paripurna tidak bisa ditunda. Hal ini dikarenakan masa jabatan walikota dan wakil walikota akan segera berakhir pada 4 November 2018.

“Semoga walikota dan wakil walikota terpilih dapat bekerja untuk kesejahtaraan masyarakat,” kata Nasir.

Pihaknya menghormati apa yang dilakukan oleh rekan-rekannya. “Menurut saya itu adalah aksi yang baik karena dilakukan dengan tertib,” katanya.

“Proses administrasi ini akan disampaikan ke Plt. Gubernur dan juga ke pemerintah pusat, dan ini juga cukup menyita waktu yang tidak sebentar, dan ini dilakukan serentak. Jadi proses ini tetap harus kita jalankan,” katanya.

Dirinya berharap hal ini hanya sebatas dinamika politik saja. Dimana hal ini bukan hanya terjadi di Kota Jambi saja. Dirinya juga mengatakan bahwa semua pihak agar dapat mengedepankan kepentingan khalayak banyak.

“Insya Allah ini akan berakhir dengan baik juga. Insya Allah juga juga saya akan berkomunikasi dengan semua pihak terkait masalah ini,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan secara aturan pasangan pemenang yang telah ditetapkan oleh KPU harus diparipurnakan terlebih dahulu sebelum dilantik.

“Memang tadi ada 2 fraksi yaitu PAN dan PDIP. Sebagai pasangan calon kami menghormati proses walk out ini. Karena kami tahu bahwa 2 fraksi ini merupakan pendukung calon pasangan nomor urut 1,” kata Fasha.

Sejauh ini dirinya menghormati aksi WO sebagai langkah yang harus diambil mitra partai politik. Dan dia mengatakan agar semua menghormati proses yang juga sedang berjalan sesuai aturan yang ada.

Biarkan proses ini berjalan nanti juga akan mencair sendirinya, bagi kami pribadi tidak ada masalah,” pungkasnya.

JA.Ginting

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed